Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KONGRES Luar Biasa (KLB) Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) yang diselenggarakan di Gedung The Tribrata, Jakarta, hari ini menghasilkan keputusan bersejarah: Yenny Wahid terpilih secara sah sebagai Ketua Umum KOWANI periode baru, melalui mekanisme pemungutan suara yang memenuhi kuorum konstitusional dengan dukungan lebih dari dua pertiga anggota aktif organisasi sebagaimana diamanatkan AD/ART.

Terpilihnya Yenny Wahid menandai dimulainya babak baru bagi organisasi perempuan tertua dan terbesar di Indonesia.

Bagi Yenny, mandat ketua umum ini bukan sekadar menjadi nahkoda baru bagi organisasi perempuan, tetapi juga bagaimana membawa KOWANI menjadi relevan bagi perempuan Indonesia, terutama di masa KOWANI memasuki abad ke-2 berdiri.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ini bukan kemenangan satu orang. Ini kemenangan seluruh perempuan Indonesia yang tidak mau melihat rumah besar mereka runtuh. KOWANI adalah amanah, dan di abad kedua ini, amanah itu akan kami emban dengan lebih kuat, lebih luas, dan lebih inklusi,” ujar Yenny Wahid usai terpilih..

Lima Misi Utama Transformatif KOWANI

Untuk mewujudkan visi besar tersebut, Yenny Wahid memaparkan lima misi utama yang akan menjadi pilar kerja kepengurusannya ke depan:

1. Rekonsiliasi dan Penguatan Organisasi

Kepengurusan baru berkomitmen memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi, dan memastikan asas kebersamaan. “Tidak boleh ada yang merasa ditinggalkan. Tidak boleh ada yang merasa tidak didengar,” tegas Yenny.

2. Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

KOWANI akan bertindak sebagai jembatan strategis yang membuka akses pelatihan, pengembangan kewirausahaan, pemanfaatan teknologi digital, akses pembiayaan, serta perluasan jaringan usaha bagi perempuan di seluruh penjuru Indonesia.

3. Perlindungan Perempuan dan Anak

Merespons masih tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak yang menjadi tantangan besar bangsa, KOWANI akan hadir sebagai kekuatan moral sekaligus mitra taktis. Organisasi akan fokus pada upaya advokasi kebijakan perlindungan, langkah pencegahan yang masif, serta penyediaan sistem pendampingan yang berpihak pada korban.

4. Pengembangan Kepemimpinan Perempuan Generasi Baru

KOWANI akan secara aktif mempersiapkan estafet kepemimpinan demi masa depan bangsa.

Melalui berbagai program strategis, KOWANI siap menjadi inkubator lahirnya

pemimpin-pemimpin perempuan masa depan yang kompeten, tangguh, dan inklusif dari berbagai latar belakang, usia, serta daerah.

5. Memperkuat Peran Indonesia dalam Gerakan Perempuan Dunia

Sebagai organisasi dengan status konsultatif di ECOSOC PBB, KOWANI akan merevitalisasi peran internasionalnya. KOWANI siap kembali membawa suara, gagasan, dan kontribusi aktif perempuan Indonesia dalam diplomasi serta advokasi isu perempuan di panggung global.

Melalui kepemimpinan Yenny Wahid, KOWANI optimistis dapat segera berlari kencang mengembalikan fungsinya sebagai mitra strategis pemerintah, sekaligus menjadi wadah inklusif yang berdampak nyata bagi kemajuan perempuan Indonesia.

Pemulihan Tata Kelola Organisasi

KLB ini diselenggarakan sebagai respons atas rangkaian krisis manajerial dan penyimpangan yang serius karena telah keluar dari koridor AD/ART KOWANI. Sebelum KLB digelar, Kementerian Hukum RI telah mengklarifikasi bahwa komposisi 19 anggota Dewan Pimpinan yang menginisiasi KLB secara legal-formal tetap diakui sah, memberikan landasan konstitusional yang kuat bagi seluruh proses.

Proses pemilihan berlangsung transparan dan partisipatif, dengan seluruh organisasi anggota aktif memiliki hak suara penuh.

Yenny Wahid terpilih dengan dukungan lebih dari dua pertiga anggota aktif, melampaui kuorum konstitusional yang disyaratkan dalam Anggaran Dasar Bab V Pasal 13 ayat 6 serta Anggaran Rumah Tangga Bab VI Pasal 16 ayat 8 menjadikan hasil KLB ini sah, mengikat, dan legitimate di mata seluruh anggota KOWANI.

Profil Ketua Umum Terpilih

Yenny Wahid bukan nama baru dalam gerakan perempuan Indonesia. Selama dua dekade memimpin Wahid Foundation, ia membuktikan komitmennya melalui kerja nyata di lapangan program Desa Damai yang digagasnya telah menyentuh lebih dari 176.000 perempuan di 31 desa di Pulau Jawa, dan diakui dunia sebagai model implementasi resolusi PBB tentang Perempuan, Perdamaian, dan Keamanan. Pada 2025, ia menerima Gusi Peace Prize atas dua dekade kontribusinya bagi perempuan Indonesia.

Agenda Pemulihan: Tiga Prioritas Pertama

Sebagai Ketua Umum terpilih, Yenny Wahid menyampaikan tiga prioritas yang akan segera dijalankan:

  • Perbaikan tata kelola organisasi — memastikan seluruh mekanisme pengambilan keputusan kembaliberjalan sesuai prinsip kolektif kolegial yang diamanatkan AD/ART, dengan transparansi dan akuntabilitas sebagai fondasi utama.
  • Sinergidan kolaborasi lintas generasi — membuka ruang yang lebih luas bagi pihak termasuk generasi muda perempuan Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam gerakan
  • Mengukuhkan kembali posisi perempuan Indonesia di panggung internasional — termasuk memastikan kembalinya kehadiran dan suara KOWANI di forum Commission on the Status of Women(CSW) PBB pada tahun mendatang, serta memulihkan reputasi organisasi di mata mitra

Sebelumnya, KLB ini ditempuh dengan jalan panjang, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) tercatat telah memfasilitasi lima kali pertemuan mediasi, yang juga didorong oleh organisasi pendiri KOWANI: Perempuan Taman Siswa, Wanita Katolik RI, dan PP Aisyiyah.

Namun ketidakhadiran Ketua Umum sebelumnya dalam seluruh sesi mediasi menyebabkan jalur dialog tidak menemukan titik terang, sehingga KLB menjadi satu-satunya jalan konstitusional yang tersisa.

Dengan terpilihnya Ketua Umum baru secara sah, KOWANI kini melangkah maju, kembali fokus pada fungsi utamanya sebagai mitra strategis pemerintah dalam advokasi kebijakan publik, serta penggerak kemajuan perempuan Indonesia di kancah domestik dan internasional, menuju peringatan satu abad organisasi.****

Berita Terkait

Penyerahan Jabatan Kabais TNI Dinilai Kuatkan Nilai Integritas dalam Sistem Organisasi Pertahanan
OJK Bongkar 32 Kasus Saham Gorengan. Modus Pump and Dump hingga Wash Sales Diselidiki
Jampidmil Limpahkan Tersangka Kasus Pengadaan Satelit ke Tim Penuntut
Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah US$ 70.000
Aturan Baru IPO Berlaku 2026, BEI Perketat Syarat Emiten: Free Float Naik, Pemegang Saham Wajib Ribuan
BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Siap Digunakan untuk 2026
83,5% Rakyat Puas, Dunia Usaha Optimis — Purbaya Yudha Sadewa Dianggap Simbol Efisiensi Kabinet Prabowo
Strategi Ekonomi Nasional Prabowo: Swasta Kuat, BUMN Bersih, Koperasi Naik

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:48 WIB

Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru

Jumat, 27 Maret 2026 - 07:42 WIB

Penyerahan Jabatan Kabais TNI Dinilai Kuatkan Nilai Integritas dalam Sistem Organisasi Pertahanan

Senin, 9 Februari 2026 - 19:12 WIB

OJK Bongkar 32 Kasus Saham Gorengan. Modus Pump and Dump hingga Wash Sales Diselidiki

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:10 WIB

Jampidmil Limpahkan Tersangka Kasus Pengadaan Satelit ke Tim Penuntut

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:46 WIB

Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah US$ 70.000

Berita Terbaru