BUSINESS TODAY – Fenomena jasa pencari jodoh kini tak lagi terbatas di aplikasi kencan. Di tengah keluhan warganet soal sulitnya menemukan pasangan lewat platform digital, muncul tren baru yang justru hadir secara fisik dan ramai dibicarakan: rombongan pencari jodoh atau yang dikenal dengan sebutan Rocadoh mendatangi pusat perbelanjaan.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah Cindo Match, jasa pencari jodoh yang membuka gerai langsung di mal. Gerai ini berlokasi di Mall of Indonesia (MOI), Jakarta Utara, tepatnya di lantai LG dekat GrandLucky MOI. Tak hanya di MOI, Cindo Match juga aktif menggelar berbagai event cari jodoh di sejumlah mal lain di Jakarta dan luar kota.
Terakhir, event serupa digelar di Green Sedayu Mall, Cengkareng, Jakarta Barat pada akhir pekan lalu dan menarik perhatian pengunjung mal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berawal dari Komunitas Kecil
Lisa, salah satu pekerja di Cindo Match, mengungkapkan bahwa jasa ini awalnya bermula dari komunitas kecil yang ingin membantu anggotanya mendapatkan pasangan.
“Awalnya dari komunitas kecil, teman-temannya pemilik ingin dicarikan jodoh. Lama-lama berkembang karena banyak yang berminat,” ujar Lisa saat ditemui CNBC Indonesia, Selasa (27/1/2026).
Seiring waktu, peminat jasa ini semakin meningkat, terutama dari kalangan Tionghoa-Indonesia atau Cindo. Hal tersebut membuat pengelola memutuskan untuk mengembangkan layanan ke skala yang lebih besar.
Baca Juga:
Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang
“Awalnya memang khusus Cindo, tapi karena peminatnya makin banyak, terutama saat event di luar MOI, akhirnya kami buka untuk umum,” lanjutnya.
Proses Ketat dan Privasi Terjaga
Bagi pencari pasangan yang ingin bergabung, peserta akan diminta mengisi formulir data pribadi yang dijamin kerahasiaannya. Data tersebut kemudian melalui proses kurasi ketat sebelum dibuatkan CV oleh pihak pengelola.
Cindo Match menetapkan sejumlah persyaratan, seperti usia minimal 25 tahun untuk pria dan 20 tahun untuk wanita, pendidikan minimal sarjana, serta sudah memiliki pekerjaan. Data sensitif seperti NIK tidak dicantumkan, sementara foto yang digunakan bukan foto asli demi menjaga privasi.
Informasi yang ditampilkan dalam CV meliputi tanggal lahir, hobi, pekerjaan, dan agama.
Pilihan Paket dan Mekanisme Pencocokan
Setelah lolos kurasi, peserta dapat memilih beberapa paket layanan. Paket paling dasar memungkinkan CV dipajang di gerai MOI dengan biaya Rp50.000.
Paket basic dibanderol Rp150.000 dan memberi kesempatan memilih tiga CV. Sementara paket bundling memungkinkan memilih enam CV dengan biaya Rp250.000. Selain itu, tersedia juga paket fast track dengan mekanisme berbeda dan harga yang sama.
Jika peserta memilih CV tertentu, pihak Cindo Match akan menghubungi pemilik CV tersebut untuk menanyakan kesediaan berkenalan. Apabila kedua belah pihak setuju, proses komunikasi bisa dilanjutkan secara pribadi.
“Proses kurasi biasanya 3 sampai 5 hari. Setelah selesai, kami akan menginformasikan ke peserta,” jelas Lisa.
Ramai di Akhir Pekan, Bantu Hidupkan Mal
Keberadaan gerai Cindo Match di mal bukan tanpa alasan. Menurut pengelola, konsep ini sekaligus membantu meningkatkan okupansi dan kunjungan pengunjung mal.
“Kami buka gerai tentu dengan izin pengelola mal, dan secara tidak langsung ini membantu meramaikan mal,” katanya.
Baca Juga:
Fortune perluas kepemimpinan di Asia dengan Direktur Editorial dan Kepala Brand Studio baru
Meski terpantau relatif sepi pada hari kerja, antusiasme pengunjung meningkat tajam menjelang akhir pekan.
“Biasanya ramai itu Jumat, Sabtu, Minggu. Kadang kami sampai kewalahan,” tambahnya.
Selain MOI dan Green Sedayu Mall, Cindo Match juga telah menggelar event di Pakuwon City Mall Surabaya dan Pantjoran Chinatown PIK. Dalam waktu dekat, mereka bahkan berencana menyasar lokasi non-mal, seperti lapangan padel di KAZN Padel Kuningan pada 14 Februari 2026.
Fenomena Rocadoh ini menandai babak baru cara mencari pasangan—dari layar ponsel, kini beralih ke lorong-lorong pusat perbelanjaan.










