Menkeu Sri Mulyani Ungkap Alasan Ekonomi Indonesia akan Tumbuh Sebesar 5 Persen

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 15 Maret 2023 - 03:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Dok. Setkab.go.id)

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Dok. Setkab.go.id)

EKONOMINEWS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani optimistis ekonomi Indonesia pada triwulan I-2023 akan tumbuh sebesar 5 persen dibanding periode sama tahun lalu (year-on-year/yoy).

Perkiraan tersebut seiring dengan konsumsi masyarakat yang masih cukup kuat, meski terdapat kewaspadaan terhadap kinerja pertumbuhan ekspor yang terkoreksi cukup tinggi.

“Namun jika ekspor dan impor terkoreksi, biasanya angka net ekspor tetap akan cukup baik,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Maret 2023 di Jakarta, Selasa 14 Maret 2023.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara keseluruhan, ia pun memproyeksikan ekonomi domestik masih akan tumbuh dalam rentang 5 persen (yoy) sampai 5,3 persen (yoy) pada tahun ini.

Artikel ini dikutip dari media online Hello.id, salah satu portal berita nasional terbaik di Indonesia. Terima kasih.

Optimisme tingginya pertumbuhan ekonomi pada tahun ini sejalan dengan kemungkinan melonjaknya konsumsi pada Hari Raya Lebaran dimana sudah tidak ada lagi pembatasan kegiatan.

Konsumsi saat hari raya, menurut Sri Mulyani, juga akan terdongkrak berkat adanya Tunjangan Hari Raya (THR) yang segera diberikan sehingga diharapkan memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Tanah Air.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menuturkan optimisme pertumbuhan pada kuartal pertama tahun ini seiring dengan berbagai penguatan, seperti mulai maraknya wisatawan, meningkatnya kegiatan ekonomi, hingga kuatnya penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN).

“PPN terkait impor memang melemah, tetapi Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur kita juga masih ekspansi,” ungkap Suahasil.

Selain itu, lanjut dia, beberapa indikator utama ekonomi seperti penjualan kendaraan bermotor serta indeks keyakinan konsumen berada dalam tren yang meningkat.***

Berita Terkait

Kilas Keuangan Awal 2026: Paylater Meningkat, Rupiah Jadi Sorotan, dan Perlindungan Konsumen Menguat
Kolaborasi PR Newswire dan PSPI Perkuat Akses Media Indonesia melalui 175 Portal Berita Nasional
Peresmian Kantor Baru DPD KAI Banten Warnai Hari Pahlawan di Tangerang Raya
Efek Purbaya Mengguncang Bursa Politik: Dari Meja Kemenkeu ke Bursa Capres 2029
TEI ke-40 Resmi Ditutup, Mendag Busan: Transaksi Lewati Target, Capai USD 22,80 Miliar
83,5% Rakyat Puas, Dunia Usaha Optimis — Purbaya Yudha Sadewa Dianggap Simbol Efisiensi Kabinet Prabowo
LLV Gandeng IGPI, Perusahaan Jepang Kini Lebih Mudah Kuasai Pasar Indonesia
Pesan OJK di RUALB PROPAMI: Perkuat Kompetensi Profesi Pasar Modal

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:56 WIB

Kilas Keuangan Awal 2026: Paylater Meningkat, Rupiah Jadi Sorotan, dan Perlindungan Konsumen Menguat

Selasa, 18 November 2025 - 14:32 WIB

Kolaborasi PR Newswire dan PSPI Perkuat Akses Media Indonesia melalui 175 Portal Berita Nasional

Senin, 10 November 2025 - 23:22 WIB

Peresmian Kantor Baru DPD KAI Banten Warnai Hari Pahlawan di Tangerang Raya

Selasa, 28 Oktober 2025 - 19:17 WIB

Efek Purbaya Mengguncang Bursa Politik: Dari Meja Kemenkeu ke Bursa Capres 2029

Senin, 20 Oktober 2025 - 17:28 WIB

TEI ke-40 Resmi Ditutup, Mendag Busan: Transaksi Lewati Target, Capai USD 22,80 Miliar

Berita Terbaru