IHSG Ambruk Hampir 5%, Asing Diam-Diam Borong 10 Saham Ini – Ada Bank Jumbo & Emiten Tambang

- Pewarta

Senin, 9 Februari 2026 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Ambruk Hampir 5%, Asing Diam-Diam Borong 10 Saham Ini – Ada Bank Jumbo & Emiten Tambang

IHSG Ambruk Hampir 5%, Asing Diam-Diam Borong 10 Saham Ini – Ada Bank Jumbo & Emiten Tambang

BUSINESS TODAY – Tekanan berat melanda pasar saham Tanah Air. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada akhir pekan lalu. Pada perdagangan Jumat (6/2/2026), IHSG ambles 2,08% ke level 7.935,26.

Tak hanya itu, sepanjang pekan lalu IHSG tercatat terkoreksi dalam hingga 4,73%. Indeks hanya mampu bergerak di zona hijau selama dua hari berturut-turut, yakni pada Selasa dan Rabu, sebelum kembali tertekan oleh aksi jual.

Namun menariknya, di tengah anjloknya IHSG, investor asing justru terekam melakukan aksi beli besar-besaran.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asing Catat Net Buy Jumbo Rp3,62 Triliun

Berdasarkan data perdagangan, asing membukukan pembelian bersih (net foreign buy) senilai Rp3,62 triliun di seluruh pasar selama sepekan terakhir. Rinciannya:

Rp3,81 triliun di pasar reguler

Rp194,71 miliar di pasar negosiasi dan tunai

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan di kalangan pelaku pasar: saham apa saja yang diam-diam dikoleksi asing saat IHSG ambruk?

10 Saham Paling Banyak Diborong Asing

Mengutip data Stockbit, berikut 10 saham dengan nilai net foreign buy terbesar selama sepekan terakhir:

1.PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) – Rp547,2 miliar

2. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) – Rp526,4 miliar

3. PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) – Rp223,9 miliar

4. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) – Rp206,8 miliar

5. PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) – Rp158,8 miliar

6. PT Astra International Tbk. (ASII) – Rp122,7 miliar

7. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) – Rp110,2 miliar

8. PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) – Rp104,6 miliar

9. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) – Rp103,2 miliar

10. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) – Rp100,4 miliar

Sinyal Akumulasi Saat Pasar Terkoreksi?

Masuknya dana asing ke saham-saham berkapitalisasi besar seperti BMRI, BBCA, dan ASII, hingga emiten tambang dan energi, mengindikasikan adanya strategi akumulasi di tengah koreksi pasar.

Kondisi ini kerap dimaknai pelaku pasar sebagai langkah buy on weakness, di mana investor global memanfaatkan pelemahan harga untuk masuk ke saham dengan fundamental yang dinilai menarik.

Meski demikian, investor ritel tetap perlu mencermati volatilitas pasar dan faktor global, serta menyesuaikan strategi dengan profil risiko masing-masing.

Berita Terkait

Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah US$ 70.000
Prediksi IHSG Hari Ini 4 Februari 2026 Sideways di Area 7.900–8.300, Ini Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas
Harga Emas Hari Ini di Semarang Kembali Turun, Antam Pegadaian Kehilangan Rp 201 Ribu
Rapat OJK–BEI–MSCI Hasilkan Aturan Baru
Pasar Saham Asia Pesta Pora: KOSPI Terbang 5% & Trigger Trading Halt!
Terjun Bebas! Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 260.000!
Danantara Masuk Jadi Pemegang Saham BEI Bisa Perkuat Pasar Modal atau Justru Intervensi
Aksi Goreng Saham Mau Diusut Pelaku Bisa Dipidana

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 09:03 WIB

IHSG Ambruk Hampir 5%, Asing Diam-Diam Borong 10 Saham Ini – Ada Bank Jumbo & Emiten Tambang

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:46 WIB

Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah US$ 70.000

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:12 WIB

Prediksi IHSG Hari Ini 4 Februari 2026 Sideways di Area 7.900–8.300, Ini Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:45 WIB

Harga Emas Hari Ini di Semarang Kembali Turun, Antam Pegadaian Kehilangan Rp 201 Ribu

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:08 WIB

Rapat OJK–BEI–MSCI Hasilkan Aturan Baru

Berita Terbaru