Prediksi IHSG Hari Ini 4 Februari 2026 Sideways di Area 7.900–8.300, Ini Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas

- Pewarta

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prediksi IHSG Hari Ini 4 Februari 2026 Sideways di Area 7.900–8.300, Ini Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas

Prediksi IHSG Hari Ini 4 Februari 2026 Sideways di Area 7.900–8.300, Ini Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas

BUSINESS TODAY – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (4/2/2026) diperkirakan bergerak terbatas atau sideways setelah mencatatkan reli signifikan pada sesi sebelumnya. Meski ditutup menguat lebih dari 2%, tekanan jual investor asing masih membayangi laju pasar saham domestik.

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG pada Selasa (3/2/2026) ditutup melonjak 2,52% ke level 8.122,59. Namun, penguatan tersebut disertai aksi net sell asing sebesar Rp 760 miliar. Sejumlah saham berkapitalisasi besar tercatat menjadi sasaran jual investor asing, di antaranya PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menuturkan bahwa secara teknikal IHSG hari ini berpotensi bergerak sideways. Ia memproyeksikan IHSG akan bergerak di area support 7.900–8.000 dengan level resistance di kisaran 8.175–8.300.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, peluang trading jangka pendek masih terbuka di sejumlah saham pilihan. Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas merekomendasikan saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Adapun trading idea yang disarankan antara lain MBMA dan NCKL dengan strategi speculative buy, CDIA dan BUMI dengan skema buy if break, serta BRMS dengan strategi buy on weakness. Investor disarankan tetap mencermati level beli, target harga, serta batas cut loss untuk mengelola risiko di tengah pergerakan pasar yang cenderung fluktuatif.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Lakukan analisis sebelum membeli atau menjual saham.

Berita Terkait

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
Pajak Agen Asuransi Jadi Sorotan PAAI, Apa yang Diperjuangkan dalam Momentum Satu Dekade Organisasi?
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
PROPAMI Gelar Seminar Nasional, Bahas Masa Depan Pasar Modal Indonesia
Sinar Mas Land Raih Top 10 Developers Award Hubexo Asia Awards 2026

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:04 WIB

Pajak Agen Asuransi Jadi Sorotan PAAI, Apa yang Diperjuangkan dalam Momentum Satu Dekade Organisasi?

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:25 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:01 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:59 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Berita Terbaru