BUSINESS TODAY – Harga perak batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencetak sejarah. Pada Selasa, 27 Januari 2026, harga perak Antam melonjak tajam dan menyentuh level Rp66.750 per gram, sekaligus menorehkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH).
Kenaikan harga perak hari ini terbilang signifikan, yakni Rp1.150 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya. Lonjakan tersebut mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap logam mulia di tengah tekanan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global.
Harga Perak Heritage Ikut Melonjak
Seiring dengan kenaikan harga per gram, harga perak batangan heritage Antam juga mengalami penyesuaian. Mengacu pada data resmi logam mulia, berikut daftar harga terbaru:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
-
Perak 31,1 gram: Rp2.623.782
(termasuk PPN 11% menjadi Rp2.912.398) -
Perak 186,6 gram: Rp14.620.846
(termasuk PPN 11% menjadi Rp16.299.139)
Kenaikan harga ini membuat perak semakin menarik sebagai instrumen lindung nilai, terutama bagi investor ritel yang mencari alternatif selain emas.
Harga Perak Dunia Melejit Tajam
Penguatan harga perak domestik sejalan dengan lonjakan harga perak global. Berdasarkan data Bloomberg, harga silver spot tercatat melesat ke level USD 109,2683 per troy ons, dengan kenaikan harian mencapai 5,29 persen atau sekitar 5,49 poin.
Analis komoditas Dimas Arya Putra, Senior Commodity Analyst di Global Futures Asia, menilai reli perak saat ini dipicu oleh kombinasi faktor geopolitik dan pergeseran sentimen investor.
Baca Juga:
CGN Gelar “Open Day” Serentak di Lima Negara, Dorong Edukasi Energi Hijau dan Pertukaran Budaya
“Ketegangan geopolitik global mendorong investor keluar dari aset berisiko dan beralih ke logam mulia. Perak mendapat momentum tambahan karena selain sebagai aset lindung nilai, ia juga memiliki nilai industri,” ujar Dimas.
Geopolitik Jadi Pemicu Utama
Menurut Dimas, isu tarif perdagangan yang kembali mengemuka di era pemerintahan Presiden Donald Trump, ditambah dengan sengketa klaim wilayah di Greenland, memicu kepanikan di pasar global.
“Ketidakpastian kebijakan perdagangan dan konflik wilayah membuat pasar saham bergejolak. Dalam kondisi seperti ini, perak dan emas menjadi tujuan utama pelarian dana,” jelasnya.
Prospek Harga Perak ke Depan
Dengan harga perak dunia yang telah menembus level psikologis USD100 per troy ons, pelaku pasar menilai tren penguatan masih berpotensi berlanjut, meskipun volatilitas diperkirakan tetap tinggi.







