Pasar Saham Asia Pesta Pora: KOSPI Terbang 5% & Trigger Trading Halt!

- Pewarta

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Saham Asia Pesta Pora: KOSPI Terbang 5% & Trigger Trading Halt!

Pasar Saham Asia Pesta Pora: KOSPI Terbang 5% & Trigger Trading Halt!

BUSINESS TODAY – Pasar saham di kawasan Asia-Pasifik mencatat reli tajam pada perdagangan Selasa, dipicu oleh optimisme dari pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa Washington dan India telah mencapai kesepakatan perdagangan dan akan segera mengurangi tarif atas barang masing-masing negara — sebuah langkah yang langsung disambut positif oleh pelaku pasar regional.

Sentimen positif ini mendorong indeks utama Asia menguat signifikan. Indeks Nikkei 225 Jepang naik sekitar 2,44%, sementara Topix tumbuh 1,94%, mencerminkan dorongan dari sentimen global yang lebih kuat.

Sorotan utama datang dari bursa Korea Selatan, di mana indeks KOSPI melonjak lebih dari 5%, memicu mekanisme trading halt/sidecar karena kontrak berjangka Kospi 200 menguat lebih dari 5% dalam waktu singkat. Mekanisme ini dirancang untuk menghentikan sementara perdagangan saat lonjakan harga ekstrem — suatu kejadian yang menunjukkan antusiasme investor terhadap pasar saham Korea.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks saham kecil Kosdaq juga menguat sekitar 2,32%, menambah gambaran positif di bursa Korea. Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di atas penutupan terakhir, menunjukkan ekspektasi kenaikan lanjutan.

Tak hanya di Asia, respons pasar juga terlihat di Wall Street, di mana indeks saham utama seperti Dow Jones Industrial Average, S&P 500, dan Nasdaq Composite ditutup lebih tinggi, membantu memperkuat sentimen global meski tetap ada kekhawatiran atas volatilitas komoditas tertentu.

Investor kini juga menyoroti pergerakan harga komoditas seperti emas dan perak setelah volatilitas tinggi pekan sebelumnya, sementara prospek kebijakan moneter di Australia memperkuat ekspektasi penguatan pasar regional.

Kesimpulan: Pasar saham Asia mencatat reli kuat setelah kabar kesepakatan perdagangan AS-India, dengan KOSPI melonjak tajam dan memicu trading halt, mengindikasikan optimisme baru di tengah dinamika global yang tetap kompleks.

Berita Terkait

Newlab+ Raih Rekor MURI dan Luncurkan Brightlogy: Revolusi Skincare Aman Berbasis Sains Tanpa Klaim Berlebihan
Resmi Dimulai! Surabaya Bakal Punya KRL, Jalur Gubeng–Sidoarjo Jadi Andalan Atasi Macet
5 Rekomendasi Merk Thinwall Terbaik di Indonesia: Review Jujur untuk UMKM
Standar Jamuan Korporat, Pentingnya Kemasan Rapi dan Higienis untuk Konsumsi Rapat Kantor
Wells Fargo Naikkan Target Emas hingga 2026. Bisa Tembus US$6.300 per Ons
Top Sepekan: Aksi Tommy Soeharto, Saham Gorengan, hingga Ancaman Tegas Purbaya
IHSG Ambruk Hampir 5%, Asing Diam-Diam Borong 10 Saham Ini – Ada Bank Jumbo & Emiten Tambang
Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah US$ 70.000

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:55 WIB

Newlab+ Raih Rekor MURI dan Luncurkan Brightlogy: Revolusi Skincare Aman Berbasis Sains Tanpa Klaim Berlebihan

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:54 WIB

Resmi Dimulai! Surabaya Bakal Punya KRL, Jalur Gubeng–Sidoarjo Jadi Andalan Atasi Macet

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:13 WIB

5 Rekomendasi Merk Thinwall Terbaik di Indonesia: Review Jujur untuk UMKM

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:59 WIB

Standar Jamuan Korporat, Pentingnya Kemasan Rapi dan Higienis untuk Konsumsi Rapat Kantor

Senin, 9 Februari 2026 - 16:25 WIB

Wells Fargo Naikkan Target Emas hingga 2026. Bisa Tembus US$6.300 per Ons

Berita Terbaru