Rapat OJK–BEI–MSCI Hasilkan Aturan Baru

- Pewarta

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat OJK–BEI–MSCI Hasilkan Aturan Baru

Rapat OJK–BEI–MSCI Hasilkan Aturan Baru

BUSINESS TODAY – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama self regulatory organizations (SRO) menyampaikan hasil pertemuan dengan pengelola indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang digelar secara virtual pada Senin (2/2). Salah satu poin utama yang disepakati dalam pertemuan tersebut adalah pembukaan data kepemilikan investor hingga batas maksimal 1% serta percepatan peningkatan porsi saham publik (free float).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Pejabat Pengganti Ketua sekaligus Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Pejabat Pengganti Anggota Dewan Komisioner sekaligus Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hasan Fawzi, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik, serta Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat.

Friderica Widyasari Dewi, yang akrab disapa Kiki, mengatakan bahwa OJK dan MSCI mendiskusikan penyesuaian ketentuan free float menjadi 15% yang ditargetkan dapat direalisasikan pada Maret 2026. Selain itu, OJK juga akan membuka keterbukaan data investor hingga batas kepemilikan 1% mulai Februari 2026.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Data yang sekarang sampai 1% itu kita buka. Bahkan Februari ini sudah bisa. Kemudian untuk peningkatan free float dari 7,5% ke 15% kita kejar bisa Maret,” ujar Kiki di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Di tengah dinamika tersebut, Kiki juga menyinggung kondisi pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup melemah 4,88% ke level 7.922,73. Meski demikian, terdapat sinyal positif dari pergerakan investor asing.

Setelah mencatatkan aksi jual bersih selama empat hari berturut-turut, investor asing pada perdagangan hari ini membukukan net buy sebesar Rp654,9 miliar. “Ini berita bagusnya, bahwa ternyata foreign buy hari ini setelah empat hari sebelumnya net sell,” kata Kiki.

Secara regional, tekanan pasar juga terjadi di sejumlah bursa Asia. Indeks Kospi Korea Selatan tercatat turun hingga 5,4%, sementara pelemahan juga terjadi di bursa Hong Kong, India, Singapura, dan China. Harga emas pada hari yang sama turut mengalami penurunan.

Kiki menambahkan, mayoritas saham yang terkoreksi merupakan saham yang sebelumnya telah mencatatkan kenaikan harga signifikan. Kondisi tersebut mencerminkan adanya aksi rebalancing portofolio oleh investor.

“Kalau kita lihat, saham-saham yang fundamentalnya bagus justru mengalami kenaikan hari ini. Sementara saham-saham yang turun kebanyakan adalah saham yang harganya sudah naik terlalu tinggi,” ujarnya.

Mencermati pergerakan pasar yang sangat dinamis, OJK bersama seluruh SRO menegaskan komitmennya untuk memastikan aktivitas perdagangan berjalan secara teratur, wajar, dan efisien. OJK juga mengimbau investor untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menyikapi volatilitas pasar.

“Jadi tolong jangan panik, tetap tenang. OJK dan seluruh SRO memastikan semuanya berjalan dengan baik,” tutup Kiki.

Berita Terkait

Berawal dari Konten Saat Pandemi, Melali Bali Bangun Koneksi Baru dengan Pecinta Bali di Dunia Digital
SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup
SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup
Living Lab Ventures Gandeng Nihon M&A Center Perkuat Gerbang Investasi Indonesia-Jepang
Mengelola Gedung agar Berfungsi dengan Baik
16 Tahun PROPAMI Menjaga Marwah Profesi dan Kepercayaan di Pasar Modal Indonesia
BEI Tekankan Pentingnya Tata Kelola Emiten untuk Ciptakan Nilai Jangka Panjang
Perusahaan Sering Gonta-ganti Software ERP tapi Efisiensi Tidak Naik, Ini Sebabnya

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Berawal dari Konten Saat Pandemi, Melali Bali Bangun Koneksi Baru dengan Pecinta Bali di Dunia Digital

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:31 WIB

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:31 WIB

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Living Lab Ventures Gandeng Nihon M&A Center Perkuat Gerbang Investasi Indonesia-Jepang

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Mengelola Gedung agar Berfungsi dengan Baik

Berita Terbaru