Bank Indonesia dan Bank of Korea Perpanjang Kerja Sama Swap Bilateral dalam Mata Uang Lokal

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 7 Maret 2023 - 02:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (Dok. Bi.go.id)

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (Dok. Bi.go.id)

EKONOMINEWS.COM – Bank Indonesia (BI) dan Bank of Korea menyepakati perpanjangan perjanjian swap bilateral dalam mata uang lokal masing-masing negara (Bilateral Currency Swap Arrangement/BCSA) pada Senin 6 MAret 2023.

Dalam keterangan resmi BI di Jakarta, perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Gubernur Bank of Korea Rhee Chang Yong.

Perjanjian BCSA memungkinkan dilakukannya pertukaran mata uang lokal masing-masing negara antara kedua bank sentral hingga senilai 10,7 triliun Won Korea Selatan (KRW) atau Rp115 triliun.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesepakatan itu bertujuan untuk mendorong perdagangan bilateral dan memperkuat kerja sama keuangan yang bermanfaat bagi pengembangan ekonomi Indonesia dan Korea Selatan.

Secara khusus, kerja sama juga akan mendukung penyelesaian transaksi perdagangan menggunakan mata uang lokal antar kedua negara sekalipun dalam kondisi krisis guna mendukung stabilitas keuangan regional.

Perjanjian kerja sama BCSA Bank Indonesia dan Bank of Korea pertama kali ditandatangani pada Maret 2014 dan telah beberapa kali diperpanjang masa berlakunya.

Kesepakatan perpanjangan perjanjian kali ini akan berlaku efektif selama tiga tahun, mulai tanggal 6 Maret 2023 hingga 5 Maret 2026, dan dapat diperpanjang kembali atas kesepakatan kedua bank sentral.

Perjanjian tersebut merefleksikan kuatnya hubungan ekonomi kedua negara, termasuk kerja sama bidang keuangan antara kedua bank sentral.***

Berita Terkait

IHSG Ambruk Hampir 5%, Asing Diam-Diam Borong 10 Saham Ini – Ada Bank Jumbo & Emiten Tambang
Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah US$ 70.000
Prediksi IHSG Hari Ini 4 Februari 2026 Sideways di Area 7.900–8.300, Ini Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas
Harga Emas Hari Ini di Semarang Kembali Turun, Antam Pegadaian Kehilangan Rp 201 Ribu
Rapat OJK–BEI–MSCI Hasilkan Aturan Baru
Pasar Saham Asia Pesta Pora: KOSPI Terbang 5% & Trigger Trading Halt!
Terjun Bebas! Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 260.000!
Danantara Masuk Jadi Pemegang Saham BEI Bisa Perkuat Pasar Modal atau Justru Intervensi

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 09:03 WIB

IHSG Ambruk Hampir 5%, Asing Diam-Diam Borong 10 Saham Ini – Ada Bank Jumbo & Emiten Tambang

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:46 WIB

Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah US$ 70.000

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:12 WIB

Prediksi IHSG Hari Ini 4 Februari 2026 Sideways di Area 7.900–8.300, Ini Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:45 WIB

Harga Emas Hari Ini di Semarang Kembali Turun, Antam Pegadaian Kehilangan Rp 201 Ribu

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:08 WIB

Rapat OJK–BEI–MSCI Hasilkan Aturan Baru

Berita Terbaru