Wamenaker Immanuel Ebenezer Ditangkap KPK, OTT Sertifikasi K3 Terbongkar

Kasus pemerasan K3 menyeret pejabat kabinet Prabowo, KPK amankan uang tunai dan 22 kendaraan mewah, langkah hukum ini jadi momentum pemulihan integritas birokrasi.

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 22 Agustus 2025 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenaker Immanuel Ebenezer dibawa KPK usai terjaring OTT dugaan pemerasan sertifikasi K3. (Instagram.com@immanuelebenezer)

Wamenaker Immanuel Ebenezer dibawa KPK usai terjaring OTT dugaan pemerasan sertifikasi K3. (Instagram.com@immanuelebenezer)

APAKAH janji integritas birokrasi hanya sebatas slogan?

Pertanyaan itu kembali menyeruak setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer lewat operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu malam, 20 Agustus 2025.

Sehari setelahnya, publik diguncang kabar bahwa lembaga antirasuah akan mengumumkan status hukum sang pejabat pada Jumat siang, 22 Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Besok siang (Jumat) akan kami sampaikan secara lengkap konstruksi perkara dan kronologi OTT,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Jakarta, Kamis (21/8/2025).

Wamenaker Terseret Kasus Sertifikasi K3

OTT yang menjerat Immanuel atau yang akrab disapa Noel, diduga terkait praktik pemerasan dalam pengurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

KPK menangkap 10 orang, termasuk Noel, serta mengamankan barang bukti berupa uang tunai dan kendaraan mewah.

Ruangan K3 di Kementerian Ketenagakerjaan disegel pasca operasi tersebut.

“Pemeriksaan masih berlangsung. Sesuai aturan, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang ditangkap,” kata Budi Prasetyo.

22 Kendaraan Mewah Ikut Diamankan

Selain uang tunai, KPK menyita 22 kendaraan mewah yang diduga terkait kasus ini.

Di antaranya terdapat mobil BMW, Jeep, supercar Nissan GTR R35, serta motor Ducati dan Vespa.

Penyitaan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan aset (asset recovery), yang menjadi salah satu fokus utama KPK dalam pemberantasan korupsi.

“Barang bukti tersebut diamankan untuk menelusuri aliran dana serta memperkuat konstruksi perkara,” ujar Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak.

Pukulan Politik untuk Kabinet Prabowo

Kasus Noel menjadi catatan kelam pertama bagi kabinet Presiden Prabowo Subianto.

Belum genap setahun memimpin, sudah ada pejabat setingkat wakil menteri yang terjerat korupsi.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan prihatin dan menegaskan kementeriannya menghormati proses hukum.

“Kami sangat menyesalkan peristiwa ini, namun tetap menghormati proses yang sedang berjalan di KPK,” kata Yassierli

Sementara dari lingkaran istana, sorotan publik semakin tajam. Sebab, Presiden Prabowo berulang kali menegaskan komitmen antikorupsi di awal masa pemerintahannya.

Krisis Kepercayaan Publik dan Pertaruhan KPK

OTT ini menimbulkan dua persoalan sekaligus: integritas birokrasi dan kredibilitas KPK dalam menuntaskan kasus besar.

Masyarakat menanti apakah lembaga antirasuah benar-benar akan menuntaskan kasus ini tanpa kompromi.

“Penegakan hukum harus tegak lurus. Jangan sampai ada kesan tebang pilih dalam kasus besar seperti ini,” ujar Peneliti ICW (Indonesia Corruption Watch), Kurnia Ramadhana.

Kasus ini seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola pengawasan sertifikasi K3, agar tidak lagi dimanfaatkan sebagai ruang transaksional.****

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

KPK OTT Wamenaker Noel, Sertifikasi K3 Jadi Sorotan Publik
Di Depan Jokowi, Prabowo Subianto: Kalau Saya Kecewakan Kepercayaan Rakyat, Saya Malu Maju Lagi
Bahlil Lahadalia Tegur Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya Terkait Polemik Kebijakan LPG 3 KIlogram
Jokowi Masuk dalam Nominasi Sebagai Tokoh Dunia Paling Korup 2024 versi OCCRP, Haidar Alwi Beri Tanggapan
Presiden Terpilih Prabowo Subianto Sambut Baik Elit PKS, Sempat Berbeda Pilihan Tapi Tetap Bersahabat
Ingin Himpun Seluruh Kekuatan Bangsa untuk Kompak dan Bersatu, Prabowo Subianto Hadiri Rakornas PKB
Muncul di Monas, Gibran Rakabuming Ikut Sambut Langsung Kedatangan Jokowi Beserta Ibu Iriana Jokowi
Soal Pembentukan Koalisi KIM Plus, Survei Indikator Sebut Sebanyak 73,3 Persen Publik Sepakat

Berita Terkait

Jumat, 22 Agustus 2025 - 08:46 WIB

Wamenaker Immanuel Ebenezer Ditangkap KPK, OTT Sertifikasi K3 Terbongkar

Kamis, 21 Agustus 2025 - 13:38 WIB

KPK OTT Wamenaker Noel, Sertifikasi K3 Jadi Sorotan Publik

Minggu, 16 Februari 2025 - 10:58 WIB

Di Depan Jokowi, Prabowo Subianto: Kalau Saya Kecewakan Kepercayaan Rakyat, Saya Malu Maju Lagi

Selasa, 11 Februari 2025 - 15:10 WIB

Bahlil Lahadalia Tegur Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya Terkait Polemik Kebijakan LPG 3 KIlogram

Kamis, 2 Januari 2025 - 15:30 WIB

Jokowi Masuk dalam Nominasi Sebagai Tokoh Dunia Paling Korup 2024 versi OCCRP, Haidar Alwi Beri Tanggapan

Berita Terbaru