BUSINESS TODAY – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu perusahaan baja asal China di Kabupaten Tangerang, Banten, setelah perusahaan tersebut diduga mengemplang pajak dengan tidak menyetorkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, Purbaya tiba di PT Power Steel Mandiri pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Sidak ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan langsung pemerintah terhadap kepatuhan perpajakan, khususnya pada perusahaan manufaktur berskala besar.
Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat komitmen Kementerian Keuangan dalam menindak praktik penghindaran pajak, terutama yang berpotensi merugikan penerimaan negara. Dugaan pelanggaran yang ditemukan berkaitan dengan kewajiban penyetoran PPN yang seharusnya disetorkan sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik pengemplangan pajak, baik oleh perusahaan dalam negeri maupun asing. Sidak ini sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku usaha agar menjalankan kewajiban perpajakan secara transparan dan patuh terhadap regulasi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan tersebut. Otoritas pajak akan melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan besaran potensi kerugian negara serta langkah penegakan hukum yang akan ditempuh.







