Sinar Mas Land Gelar DNA Masterclass 2025, Soroti Transformasi AI Global

- Pewarta

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Businesstoday-Digital Hub, sebagai community-powered growth platform dan gerbang ekosistem multi-sektor Sinar Mas Land, sukses menggelar DNA Masterclass 2025 pada 20–21 Agustus di Grand Hyatt Ballroom, Jakarta. Mengusung tema “Build to Adapt: Human-Powered, AI-Enabled”, forum ini menghadirkan lebih dari 50 pembicara ahli, 15 diskusi panel, dan 6 sesi masterclass yang menyoroti peluang sekaligus tantangan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).

Acara ini dihadiri pemimpin industri, pejabat tinggi pemerintahan, akademisi, profesional lintas sektor, hingga mahasiswa dari berbagai universitas ternama. DNA Masterclass menjadi ruang kolaborasi strategis untuk membangun ketahanan industri serta mendorong ekosistem digital Indonesia di tengah transformasi AI global.

Pemanfaatan AI untuk Semua

Kegiatan dibuka oleh Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, yang menekankan pentingnya pemanfaatan AI secara inklusif.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Manusia tanpa AI akan sulit mengalahkan manusia dengan AI. Revolusi ini harus menjadi pilar pembangunan yang memberdayakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk petani, nelayan, UMKM hingga penyandang disabilitas,” ujarnya.

Pada hari kedua, Giring Ganesha, Wakil Menteri Kebudayaan RI, menegaskan bahwa AI tidak boleh menggeser nilai kemanusiaan. “Teknologi ini tidak bisa sepenuhnya menggantikan karya manusia. Keaslian dan nuansa rasa dari pengalaman personal seniman tetap tak tergantikan,” katanya.

Sementara itu, Prof. Stella Christie, Ph.D., Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, mengingatkan empat risiko utama dari AI — pengangguran, kerentanan keamanan siber, hoaks, dan kesenjangan — serta empat manfaat besar berupa penciptaan lapangan kerja, peningkatan keamanan, pengecekan fakta, dan pemerataan akses.

Sinar Mas Land Dorong Ekosistem Digital

Ferdinand Sadeli, Deputy Group CEO Investment International Tech & Emerging Sinar Mas Land, menegaskan bahwa penyelenggaraan DNA Masterclass merupakan bagian dari komitmen Sinar Mas Land dalam mengembangkan ekosistem digital sejak 2015.

“AI selama dua tahun terakhir menjadi kata yang paling banyak dicari di Google. Karena itu, DNA Masterclass hadir untuk membekali masyarakat menghadapi transformasi besar di berbagai sektor,” ujarnya.

Senada, Irawan Harahap, CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, menyebut DNA Masterclass sebagai wadah kolaborasi lintas sektor. “Kami ingin memastikan Indonesia bukan hanya siap menghadapi era AI, tetapi juga mampu menciptakan solusi global dari ekosistem lokal,” tegasnya.

Kolaborasi Lintas Sektor

DNA Masterclass 2025 menghadirkan pembicara dari berbagai bidang, mulai dari regulator, akademisi, pelaku industri, hingga kreator. Di antaranya: Dr. Edwin Hidayat Abdullah (Dirjen Ekosistem Digital Kominfo RI), Prof. Yuhki Tajima (Georgetown University), Hanung Bramantyo (sutradara), Edho Zell (influencer & CEO Social Bread), hingga Alvin Francis Tamie (CTO RuangGuru).

Topik yang dibahas meliputi regulasi dan peluang AI, masa depan dunia kerja, pemanfaatan AI di industri kreatif, pemasaran digital, hingga edukasi berbasis teknologi.

Selain forum diskusi, acara juga diramaikan super showcase teknologi terbaru, presentasi startup, bursa kerja berbasis teknologi, serta networking lounge yang mempertemukan startup, korporasi, dan investor lintas sektor.

Empat Pilar Digital Hub

Sebagai bagian dari ekosistem Digital Hub BSD City, DNA Masterclass 2025 mencerminkan empat pilar strategis: Ecosystem Integration, Community Activation, Infrastructure Excellence, dan Economic Catalyst. Melalui pilar ini, Digital Hub berperan memperkuat kolaborasi industri, mendukung talenta digital, sekaligus menjadi katalis pertumbuhan ekonomi nasional di era kecerdasan buatan.

Berita Terkait

Newlab+ Raih Rekor MURI dan Luncurkan Brightlogy: Revolusi Skincare Aman Berbasis Sains Tanpa Klaim Berlebihan
Resmi Dimulai! Surabaya Bakal Punya KRL, Jalur Gubeng–Sidoarjo Jadi Andalan Atasi Macet
5 Rekomendasi Merk Thinwall Terbaik di Indonesia: Review Jujur untuk UMKM
Standar Jamuan Korporat, Pentingnya Kemasan Rapi dan Higienis untuk Konsumsi Rapat Kantor
Wells Fargo Naikkan Target Emas hingga 2026. Bisa Tembus US$6.300 per Ons
Top Sepekan: Aksi Tommy Soeharto, Saham Gorengan, hingga Ancaman Tegas Purbaya
IHSG Ambruk Hampir 5%, Asing Diam-Diam Borong 10 Saham Ini – Ada Bank Jumbo & Emiten Tambang
Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah US$ 70.000

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:55 WIB

Newlab+ Raih Rekor MURI dan Luncurkan Brightlogy: Revolusi Skincare Aman Berbasis Sains Tanpa Klaim Berlebihan

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:54 WIB

Resmi Dimulai! Surabaya Bakal Punya KRL, Jalur Gubeng–Sidoarjo Jadi Andalan Atasi Macet

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:13 WIB

5 Rekomendasi Merk Thinwall Terbaik di Indonesia: Review Jujur untuk UMKM

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:59 WIB

Standar Jamuan Korporat, Pentingnya Kemasan Rapi dan Higienis untuk Konsumsi Rapat Kantor

Senin, 9 Februari 2026 - 16:25 WIB

Wells Fargo Naikkan Target Emas hingga 2026. Bisa Tembus US$6.300 per Ons

Berita Terbaru

Pers Rilis

Otis Tunjuk Nicolas Lopez sebagai President, Asia Pasifik

Jumat, 6 Mar 2026 - 02:00 WIB