Gelombang Pemutusan Hubungan Keja Melanda Industri Media, Tantangan Serius bagi Dunia Pers Modern

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 6 Mei 2025 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pekerja Indutri Media. (Pixabay.com/ivanacoi)

Ilustrasi Pekerja Indutri Media. (Pixabay.com/ivanacoi)

JAKARTA – Dunia media Indonesia kembali diguncang oleh gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melanda sejumlah perusahaan televisi dan media online.

Fenomena ini menimbulkan keprihatinan berbagai pihak, termasuk dari kalangan praktisi media dan komunikasi.

Fenomena seperti ini juga sebagai cerminan tantangan struktural yang tengah dihadapi oleh industri media nasional.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Praktisi media dan komunikasi senior, Budi Purnomo Katjodiharjo, mengatakan hal itu dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/5/2025).

“PHK massal ini bukan hanya persoalan ekonomi perusahaan, tetapi juga menandakan perubahan perilaku konsumsi informasi masyarakat.

“Pola semakin bergeser ke platform digital yang lebih dinamis, cepat, dan murah,” ujar Budi Purnomo.

Persaingan Media Datang Juga dari Konten Kreator Individu

Menurut Budi, persaingan media kini tidak hanya datang dari sesama perusahaan pers.

Tetapi juga dari konten kreator individu, media sosial, dan platform streaming.

Hal ini membuat perusahaan media konvensional terpaksa melakukan efisiensi besar-besaran demi menjaga kelangsungan usaha.

Lebih lanjut, Budi menekankan pentingnya transformasi digital dan reorientasi model bisnis media agar tetap relevan.

“Media tidak bisa lagi hanya mengandalkan iklan sebagai sumber pendapatan utama.”

“Diversifikasi dan inovasi konten yang berbasis pada kebutuhan audiens adalah kunci bertahan di era disrupsi ini,” tambahnya.

Perlu Perlindungan bagi Insan Garda Terdepan Demokrasi

Budi juga menyoroti dampak sosial dari PHK yang meluas.

Ia berharap perusahaan media tetap menjunjung etika dalam proses efisiensi dan memberikan perlindungan maksimal bagi pekerja yang terdampak.

“Insan media adalah garda terdepan demokrasi.”

“Mereka perlu dihargai, dilindungi, dan diberikan kesempatan untuk terus berkembang, meski situasi sedang sulit,” tutup Budi.

Dengan perkembangan ini, Budi Purnomo menyerukan adanya dialog nasional lintas pemangku kepentingan.

Untuk merumuskan masa depan ekosistem media yang lebih berkelanjutan dan berkeadilan.***

Untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya klik Persrilis.com, kami melayani Jasa Siaran Pers di lebih dari 175an media.

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Sapulangit Media Center (SMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Haibisnis.com dan Infokumkm.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Fokussiber.com dan Cekfaktanya.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Kabarkalbar.com dan Bogorterkini.com

 

Berita Terkait

Penyerahan Jabatan Kabais TNI Dinilai Kuatkan Nilai Integritas dalam Sistem Organisasi Pertahanan
OJK Bongkar 32 Kasus Saham Gorengan. Modus Pump and Dump hingga Wash Sales Diselidiki
Jampidmil Limpahkan Tersangka Kasus Pengadaan Satelit ke Tim Penuntut
Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah US$ 70.000
Aturan Baru IPO Berlaku 2026, BEI Perketat Syarat Emiten: Free Float Naik, Pemegang Saham Wajib Ribuan
BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Siap Digunakan untuk 2026
83,5% Rakyat Puas, Dunia Usaha Optimis — Purbaya Yudha Sadewa Dianggap Simbol Efisiensi Kabinet Prabowo
Strategi Ekonomi Nasional Prabowo: Swasta Kuat, BUMN Bersih, Koperasi Naik

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 07:42 WIB

Penyerahan Jabatan Kabais TNI Dinilai Kuatkan Nilai Integritas dalam Sistem Organisasi Pertahanan

Senin, 9 Februari 2026 - 19:12 WIB

OJK Bongkar 32 Kasus Saham Gorengan. Modus Pump and Dump hingga Wash Sales Diselidiki

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:10 WIB

Jampidmil Limpahkan Tersangka Kasus Pengadaan Satelit ke Tim Penuntut

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:46 WIB

Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah US$ 70.000

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:53 WIB

Aturan Baru IPO Berlaku 2026, BEI Perketat Syarat Emiten: Free Float Naik, Pemegang Saham Wajib Ribuan

Berita Terbaru