Menteri Pertanian Paparkan 7 Program Prioritas pada 2025, Nomor 1 Tngkatkan Produksi Padi dan Jagung

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 6 November 2024 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Facebook.com @Andi Amran Sulaiman)

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Facebook.com @Andi Amran Sulaiman)

BUSINESSTODAY.ID – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memaparkan 7 rencana program prioritas Kementerian Pertanian pada 2025.

Hal itu diungkapkan Mentan Andi Amran Sulaiman dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (5/11/2024).

Amran Sulaiman menyebut ada 7 program utama yang akan dilaksanakan tahun depan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip Haloagro.com, hal itu untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan, dengan catatan usulan anggaran Kementan sebesar Rp68 triliun disetujui.

Pertama, peningkatan produksi padi dan jagung. Ditargetkan produksi beras tahun depan mencapai 32,83 juta dan produksi jagung 16,68 juta ton.

Kedua, optimalisasi lahan 350 ribu hektare yang berlokasi di antaranya di Papua Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan.

Ketiga, peningkatan produksi susu dan daging sapi, dengan target produksi susu mencapai 1,55 juta ton dan daging 389,41 ribu ton.

“Program ini bertujuan mendukung program strategis Kabinet Merah Putih, yaitu program makan siang bergizi,” ucap Amran.

Keempat, Kementan menargetkan program cetak sawah seluas 750 ribu hektare di Papua Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, dan lainnya.

Amran menyebut pada 2024, Kementan telah melakukan cetak sawah seluas 1 juta hektare di Merauke, Papua Selatan, dan 500 ribu hektare di Kalimantan Tengah.

Program kelima, Kementan akan menyiapkan benih unggul yang ditargetkan bisa mencapai 5 juta hektare atau 150 ribu ton.

Keenam, Amran menargetkan penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) prapanen sebanyak 1,14 juta unit dan pupuk bersubsidi 9,03 juta ton.

Ketujuh, Kementan akan mengembangkan pertanian moden melalui pertanian milenial, dengan target tenaga pertanian modern kompeten sebanyak 65.170 orang.

Pagu anggaran Kementerian Pertanian untuk 2025 ditetapkan sebesar Rp29,37 triliun, termasuk tambahan anggaran sebesar Rp21,47 triliun.

Amran sebelumnya mengusulkan tambahan anggaran menjadi Rp68 triliun untuk tahun 2025 guna mewujudkan peningkatan produksi pangan.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Hutannews.com dan Infrastrukturnews.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Hello.id dan Sentranews.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Beda Bisnis Beda Kebutuhan, OttoDigital Sediakan Aplikasi Kasir Sesuai Karakteristik Industri
Gemilang Facility Service Bidik Pasar ASEAN di Trade Expo Indonesia 2026
Pertimbangan Memilih Supplier Lifting Equipment untuk Pengadaan Perusahaan
Klaim Mini LED Samsung Digugat TCL di Pengadilan Los Angeles
Bidikan Bisnis Ritel Fashion: Strategi Efisiensi Rantai Pasok Lewat Skema Maklon Pakaian Olahraga Air
Sinar Mas Land Raih Top 10 Developers Award Hubexo Asia Awards 2026
Sinar Mas Land Buka Jalan Investasi Ekonomi Kreatif Lewat KEK ETKI Banten
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Beda Bisnis Beda Kebutuhan, OttoDigital Sediakan Aplikasi Kasir Sesuai Karakteristik Industri

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Gemilang Facility Service Bidik Pasar ASEAN di Trade Expo Indonesia 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Pertimbangan Memilih Supplier Lifting Equipment untuk Pengadaan Perusahaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Klaim Mini LED Samsung Digugat TCL di Pengadilan Los Angeles

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Bidikan Bisnis Ritel Fashion: Strategi Efisiensi Rantai Pasok Lewat Skema Maklon Pakaian Olahraga Air

Berita Terbaru

Pers Rilis

Desa Changjiang: Satu Dekade Revitalisasi

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:43 WIB