Sinar Mas Land Buka Jalan Investasi Ekonomi Kreatif Lewat KEK ETKI Banten

- Pewarta

Rabu, 16 September 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan MoU Collaboration on Creative Economy Development antara PT Surya Inter Wisesa selaku BUPP KEK ETKI Banten dan Kemenekraf/Bekraf RI untuk memperkuat ekosistem serta membuka peluang investasi ekonomi kreatif.

Penandatanganan MoU Collaboration on Creative Economy Development antara PT Surya Inter Wisesa selaku BUPP KEK ETKI Banten dan Kemenekraf/Bekraf RI untuk memperkuat ekosistem serta membuka peluang investasi ekonomi kreatif.

BUSINESSTODAY.ID, BSD City – Sinar Mas Land memperkuat peran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ETKI Banten dalam pengembangan industri kreatif sekaligus membuka peluang investasi baru di sektor ekonomi kreatif Indonesia.

Langkah tersebut dilakukan melalui PT Surya Inter Wisesa selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK ETKI Banten yang menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) RI.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bertajuk Collaboration on Creative Economy Development pada 14 September 2026. MoU ditandatangani Kepala BUPP KEK ETKI Banten Lindawaty dan Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Ekonomi Kreatif Dessy Ruhati.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penandatanganan berlangsung dalam rangkaian Indonesia Application Summit (IN-APPS) 2026 di Nusantara Hall, ICE BSD City, yang digelar pada 14–15 September 2026.

Mengusung tema “Application as the New Engine of Creative Economy Growth”, IN-APPS 2026 mempertemukan pemerintah, pelaku industri, investor, serta pemangku kepentingan teknologi dan ekonomi kreatif untuk membahas perkembangan industri aplikasi dan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi.

Melalui MoU tersebut, KEK ETKI Banten dan Kemenekraf/Bekraf RI akan berkolaborasi dalam sejumlah aspek, mulai dari pertukaran informasi, pengembangan talenta dan sumber daya manusia, fasilitasi regulasi dan perizinan, hingga penjajakan peluang investasi di sektor ekonomi kreatif.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya mengatakan perkembangan aplikasi digital telah membuat subsektor tersebut memiliki peran yang semakin strategis dalam perekonomian.

“Hampir semua sisi kehidupan kita saat ini berdampingan dengan aplikasi. Seiring perkembangan tersebut, subsektor pengembangan aplikasi digital di Indonesia telah bergeser peran, tidak lagi sekadar menjadi instrumen pendukung operasional bisnis, melainkan menjadi mesin utama penggerak ekonomi, termasuk pertumbuhan ekonomi kreatif,” ujar Teuku Riefky.

Menurutnya, kolaborasi antara Kemenekraf/Bekraf RI, pemerintah daerah, dan kawasan ekonomi seperti KEK ETKI Banten dapat memperkuat sektor ekonomi kreatif agar mampu menciptakan nilai tambah, lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian daerah.

Teuku Riefky juga menyebut Provinsi Banten sebagai salah satu dari lima besar daerah dengan investasi dan ekspor yang masuk ke sektor ekonomi kreatif.

“Dengan potensi tersebut, saya melihat kontribusi Sinar Mas Land melalui KEK ETKI Banten memiliki peran penting yang perlu terus kita tumbuhkembangkan,” katanya.

Kepala BUPP KEK ETKI Banten Lindawaty mengatakan ekonomi kreatif memiliki potensi untuk menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru karena tidak hanya mengandalkan kreativitas, tetapi juga mendorong inovasi, menciptakan lapangan kerja, dan membuka akses ke pasar global.

“Kami melihat ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru, karena sektor ini tidak hanya mengandalkan kreativitas, tetapi juga mendorong inovasi, menciptakan lapangan kerja, dan membuka akses ke pasar global,” ujar Lindawaty.

Ia mengatakan KEK ETKI Banten berupaya menghadirkan ruang bagi pelaku industri dan talenta kreatif untuk mengembangkan karya maupun bisnisnya.

“Melalui kolaborasi dengan Kemenekraf/Bekraf RI, kami harap KEK ETKI Banten dapat terhubung dengan kebutuhan industri dan peluang investasi di sektor ekonomi kreatif,” katanya.

Kolaborasi ini bukan merupakan kerja sama perdana antara KEK ETKI Banten dan Kemenekraf/Bekraf RI. Sejak 2025, kedua pihak telah menjalankan sejumlah inisiatif untuk mempertemukan potensi kawasan dengan kebutuhan industri dan peluang investasi.

Beberapa di antaranya yakni partisipasi dalam Dubai Investment Forum, business matching dengan calon investor, serta diskusi mengenai potensi investasi pada subsektor film, animasi, dan video.

Berbagai agenda tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi kreatif yang menghubungkan pemerintah, pelaku usaha, investor, industri, dan talenta kreatif.

Ke depan, sinergi tersebut diharapkan tidak hanya memperluas peluang investasi, tetapi juga memperkuat inovasi dan pengembangan sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif.

Dengan dukungan ekosistem yang terintegrasi, KEK ETKI Banten diarahkan menjadi salah satu ruang yang dapat mendorong lahirnya inovasi dan kegiatan ekonomi kreatif yang memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.

Berita Terkait

Yokogawa Raih Hibah Energy Grid 3.0, Dorong Peran Industri dalam Transisi Energi Singapura
Huawei dan Longgang International Arts Center Perkenalkan Pusat Seni Cerdas Berstandar Global
Bangunan Modular Tarik Minat Pembeli Internasional di Ajang Linyi Sourcing Fair
Octrado: Perekonomian Negara-Negara Teluk Bersiap Menghadapi Kontraksi Signifikan saat Penutupan Selat Hormuz Memasuki Bulan Kedelapan
SKYWORTH Solar Luncurkan Solavita, Merek Solusi “Smart Microgrid” untuk Pasar Global
“World Hair Transplant Repair Day” tahunan keenam pada 11 November Membantu Korban Transplantasi Rambut di Pasar Gelap, serta Memberdayakan Masyarakat untuk Mengenali Tanda-Tanda Peringatan
Shenzhen Perkenalkan Lagu Tema dan Video Musik Kota Tuan Rumah APEC China 2026
ACM Exchange Jalin Kerja Sama dengan London Metal Exchange untuk Memperkuat Industri Perdagangan Komoditas Global

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:27 WIB

Yokogawa Raih Hibah Energy Grid 3.0, Dorong Peran Industri dalam Transisi Energi Singapura

Senin, 2 November 2026 - 08:32 WIB

Huawei dan Longgang International Arts Center Perkenalkan Pusat Seni Cerdas Berstandar Global

Senin, 2 November 2026 - 04:24 WIB

Bangunan Modular Tarik Minat Pembeli Internasional di Ajang Linyi Sourcing Fair

Senin, 2 November 2026 - 02:00 WIB

Octrado: Perekonomian Negara-Negara Teluk Bersiap Menghadapi Kontraksi Signifikan saat Penutupan Selat Hormuz Memasuki Bulan Kedelapan

Senin, 2 November 2026 - 01:12 WIB

“World Hair Transplant Repair Day” tahunan keenam pada 11 November Membantu Korban Transplantasi Rambut di Pasar Gelap, serta Memberdayakan Masyarakat untuk Mengenali Tanda-Tanda Peringatan

Berita Terbaru