Produsen elektronik asal China, TCL, melayangkan gugatan terhadap Samsung di pengadilan federal Los Angeles, Amerika Serikat (AS). Gugatan tersebut berkaitan dengan klaim teknologi Mini LED dalam pemasaran salah satu lini televisi Samsung.
TCL mempersoalkan televisi Samsung Model M yang diluncurkan pada Maret dan dipasarkan dengan label Mini LED. Menurut TCL, produk tersebut tidak memakai teknologi Mini LED sebagaimana yang diklaim dalam materi pemasarannya.
Samsung menyatakan siap menghadapi proses hukum yang berjalan. Raksasa elektronik asal Korea Selatan itu menegaskan menjamin kualitas produk serta keakuratan informasi dalam deskripsi produknya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam dokumen gugatan, TCL menjelaskan bahwa teknologi Mini LED yang dikembangkannya dirancang untuk menunjang kualitas gambar, termasuk rentang dinamis dan rasio kontras. TCL juga mengklaim penjualan TV Mini LED miliknya di AS melampaui Samsung sepanjang 2023—2025.
Selain istilah Mini LED, TCL menyoroti banderol Samsung Model M yang disebut lebih murah dibandingkan TV Mini LED termurah TCL. Perbedaan harga dan spesifikasi ini menjadi bagian dari konteks persaingan kedua perusahaan di pasar televisi.
Lewat gugatan tersebut, TCL meminta pengadilan mempertimbangkan penghentian penggunaan klaim Mini LED yang dipersoalkan. TCL juga menuntut ganti rugi finansial dengan nilai yang belum ditentukan.
Perkara ini masih bergulir di pengadilan sehingga klaim TCL belum dapat dianggap sebagai kesimpulan hukum. Di sisi lain, Samsung telah menyampaikan posisinya terkait kualitas produk dan akurasi deskripsi yang digunakan.
Baca Juga:
Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
Kasus ini turut menyoroti pentingnya transparansi spesifikasi dan teknologi televisi di tengah ketatnya persaingan pasar. Bagi konsumen, informasi yang akurat soal teknologi, fitur, dan harga menjadi pertimbangan penting dalam membandingkan produk.








