Ancaman Bom di Penerbangan Haji Indonesia Ternyata Hanya Hoaks Digital

Polda Sumut dan Kemenhub nyatakan dua pendaratan darurat pesawat Saudia tak temukan ancaman nyata, seluruh penumpang dipastikan aman

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 22 Juni 2025 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ancaman bom dua pesawat haji Saudia Airlines dinyatakan hoaks. Kemenhub tegaskan semua prosedur keamanan dijalankan dan penumpang dinyatakan aman.. (Dok. Himpuh.or.id)

Ancaman bom dua pesawat haji Saudia Airlines dinyatakan hoaks. Kemenhub tegaskan semua prosedur keamanan dijalankan dan penumpang dinyatakan aman.. (Dok. Himpuh.or.id)

Poin Utama:
Dua pesawat Saudia Airlines mendarat darurat akibat ancaman bom yang dikirim via email dan telepon.
Pemeriksaan tim Gegana dan TNI memastikan tak ditemukan bahan peledak di pesawat.
Kemenhub dan GACA tingkatkan kerja sama pengamanan rute haji dari ancaman hoaks.

KEMENTERIAN Perhubungan (Kememhub) mengonfirmasi mengenai dua insiden ancaman bom terhadap pesawat maskapai Saudia Airlines yang mengangkut jamaah haji asal Indonesia.

Kemenhub mengklasifikasikan ancaman bom itu sebagai hoaks, menyusul penyelidikan menyeluruh oleh otoritas penerbangan dan aparat keamanan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menjelaskan bahwa kedua kasus telah ditangani sesuai dengan protokol kontingensi darurat penerbangan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil penilaian resmi menyatakan bahwa tidak ditemukan ancaman nyata yang dapat membahayakan keselamatan penumpang.

“Setelah melalui penilaian menyeluruh, ancaman yang diterima dinyatakan tidak berdasar dan diklasifikasikan sebagai hoaks oleh otoritas terkait,” ujar Lukman dalam keterangan pers resmi di Jakarta pada Minggu, 22 Juni 2025.

Menurutnya, koordinasi lintas lembaga berjalan intensif dilakukan sejak informasi awal diterima,untuk memperkuat sistem keamanan penerbangan jamaah haji.

Termasuk komunikasi dengan pihak Saudia Airlines, AirNav Indonesia, Kepolisian Daerah, hingga Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA)

Pesawat Saudia SV-5726 Mendarat Darurat Setelah Ancaman Dikirim via Email

Insiden pertama terjadi pada Selasa, 17 Juni 2025, pesawat Saudia Airlines melakukan pendaratan darurat di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV-5726 yang membawa 442 jamaah haji dari Kloter 12 JKS mendapat ancaman bom dari pengirim anonim melalui email.

Ancaman diterima pada pukul 07.30 WIB oleh otoritas penerbangan dan menyebut akan ada ledakan di pesawat yang tengah terbang dari Jeddah menuju Jakarta, sehingga pesawat dialihkan ke Kualanamu untuk prosedur keamanan.

Pesawat dengan registrasi HZ-AK32 tersebut mengangkut jamaah asal Kota Depok, Jawa Barat, dan setelah pendaratan pada pukul 10.44 WIB, dilakukan penyisiran menyeluruh oleh tim penjinak bahan peledak Gegana Brimob Polda Sumut bersama Kodam I/Bukit Barisan.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, memastikan bahwa dari hasil pemeriksaan terhadap seluruh bagasi dan kabin, tidak ditemukan bahan peledak atau indikasi adanya bom.

“Sampai saat ini, aparat keamanan baik Polri maupun TNI menyatakan seluruh pesawat dan semua penumpang dinyatakan aman dan sehat,” kata Whisnu saat memberikan keterangan di Bandara Kualanamu, Sabtu, 21 Juni 2025.

Dugaan Ancaman Bom Kedua Melalui Telepon Diteruskan oleh ATC Kuala Lumpur

Insiden kedua terjadi pada Sabtu, 21 Juni 2025, saat pesawat Saudia Airlines SV-5688 yang mengangkut 376 jamaah haji dari Kloter 33 Debarkasi Surabaya juga melakukan pendaratan darurat di Bandara Kualanamu karena laporan ancaman bom yang disampaikan melalui telepon.

Peringatan tersebut berasal dari petugas Air Traffic Control (ATC) di Jakarta Area Control Center (ACC), yang menerima informasi dari Kuala Lumpur ACC mengenai potensi ancaman pada penerbangan SV-5688 rute Jeddah–Muscat–Surabaya.

Otoritas Indonesia langsung menginstruksikan pilot untuk mengalihkan rute dan mendarat darurat di Kualanamu.

Untuk menjalani prosedur keamanan standar, termasuk evakuasi penumpang dan penyisiran total pesawat dan bagasi oleh aparat keamanan gabungan.

Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi aman, dan hingga proses pemeriksaan terakhir, tidak ditemukan tanda-tanda adanya bahan peledak atau indikasi sabotase terhadap penerbangan tersebut.

Langkah-langkah keamanan yang dilakukan disebut telah mengikuti Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 140 Tahun 2015 tentang Program Penanggulangan Keadaan Darurat Keamanan Penerbangan Nasional.

Kemenhub Perkuat Kerja Sama Keamanan dengan Otoritas Penerbangan Saudi

Menanggapi dua kasus tersebut, Kemenhub segera melakukan koordinasi dengan Otoritas Penerbangan Sipil Saudi (GACA) guna memperkuat sinergi pengamanan rute haji dan antisipasi terhadap ancaman sejenis di masa mendatang.

“Kemenhub telah melakukan koordinasi formal dengan pihak GACA untuk bersama-sama meningkatkan langkah-langkah pengamanan penerbangan dari ancaman bom,” ucap Dirjen Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa.

Ia juga menyebut bahwa penilaian ancaman telah mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor PR 22 Tahun 2024 yang mengatur Pedoman Teknis Penilaian Ancaman Keamanan Penerbangan secara sistematis dan profesional.

Langkah-langkah ini dinilai penting mengingat tingginya volume penerbangan haji dari Indonesia ke Arab Saudi.

Terutama pada periode puncak ibadah, yang rawan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan teror atau disinformasi.

Upaya Penanggulangan Ancaman Penerbangan Diperketat di Indonesia

Otoritas keamanan udara Indonesia terus meningkatkan sistem deteksi dan penanganan dini terhadap ancaman terorisme atau sabotase dalam sektor penerbangan, terutama menjelang arus balik haji yang akan berlangsung hingga pertengahan Juli 2025.

Selain inspeksi manual oleh petugas keamanan dan anjing pelacak, Kemenhub juga memperkuat sistem komunikasi real time antar-otoritas bandara, maskapai, dan ATC internasional dalam deteksi dini terhadap potensi ancaman melalui media digital.

Langkah ini menjadi bagian dari program keamanan penerbangan nasional, seiring meningkatnya ancaman berbasis siber dan penyalahgunaan informasi oleh pihak tidak dikenal melalui saluran anonim seperti email dan panggilan telepon lintas negara.

Seluruh penumpang diimbau tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, sembari pemerintah menjamin bahwa setiap ancaman akan ditangani secara serius dan sesuai standar global keamanan penerbangan sipil internasional (ICAO).***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Mediaagri.com dan Infofinansial.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media On24jam.com dan Kilasnews.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallosolo.com dan Hallojabar.com

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

 

Berita Terkait

Membuat Laporan Laba Rugi Otomatis dengan Software Akuntansi Kledo
SeedBacklink Summit 2026 Umumkan Blogger Terpopuler 2025
Memilih Jasa Anti Rayap, Agar Hunian Aman dari Ancaman Pengerat
Exabytes sebagai Partner Domain Bisnis
Mengapa Startup Perlu Mempertimbangkan Virtual Office?
Peresmian Kantor Baru DPD KAI Banten Warnai Hari Pahlawan di Tangerang Raya
Tips Cara Aman Beli Bitcoin untuk Investasi
JNE ‘Bergerak Bersama’ di HUT ke-35 siapkan 2 unit Mobil dan Promo HARBOKIR

Berita Terkait

Senin, 29 Desember 2025 - 09:55 WIB

Membuat Laporan Laba Rugi Otomatis dengan Software Akuntansi Kledo

Sabtu, 20 Desember 2025 - 21:12 WIB

SeedBacklink Summit 2026 Umumkan Blogger Terpopuler 2025

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:35 WIB

Memilih Jasa Anti Rayap, Agar Hunian Aman dari Ancaman Pengerat

Rabu, 17 Desember 2025 - 06:48 WIB

Exabytes sebagai Partner Domain Bisnis

Rabu, 26 November 2025 - 16:58 WIB

Mengapa Startup Perlu Mempertimbangkan Virtual Office?

Berita Terbaru