Enam Benua, Satu Sungai: Perjalanan Para Blogger Menjelajahi Hubei dan Sungai Yangtze

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 21 November 2025 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WUHAN, Tiongkok, 21 November 2025 /PRNewswire/ — Sungai Yangtze telah mengilhami peradaban yang kaya dan indah. Provinsi Hubei, yang memiliki panjang aliran terpanjang sepanjang Sungai Yangtze, adalah rumah bagi budaya Jingchu yang telah lama berdiri, dan merupakan representasi utama dari budaya Sungai Yangtze.


Enam Benua, Satu Sungai: Perjalanan Para Blogger Menjelajahi Hubei dan Sungai Yangtze

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Air menjadi asal-usul dan jembatan peradaban. Pada musim panas dan musim gugur tahun ini, acara signifikan dari "Different Rivers, Same Heart•Tour of Jingchu", cnhubei.com mengundang enam blogger internasional dari Eropa, Asia, Amerika Utara, Amerika Selatan, Afrika, dan Oseania untuk mengikuti aliran Sungai Yangtze, menjelajahi wilayah Jingchu, dan menampilkan Lagu Sungai Yangtze versi modern melalui perspektif unik mereka. Kegiatan ini menjadi bagian dari sebuah simfoni besar pertukaran budaya global.

Para blogger memulai perjalanan mereka di Qichun, Hubei, yang terkenal dengan aroma daun mugwort, kemudian melanjutkan ke Yellow Crane Tower di Wuhan, menjelajahi tembok kota kuno Jingzhou, sambil mendapatkan pengalaman yang unik di Tai Chi di Gunung Wudang, serta menikmati pemandangan menakjubkan di Three Gorges. Sepanjang perjalanan, mereka menjumpai kekayaan dan keragaman budaya Sungai Yangtze yang mempesona.

Brian González, seorang blogger asal Argentina yang telah tinggal di Tiongkok selama lebih dari sepuluh tahun, mengunjungi Yellow Crane Tower dan dengan antusias menikmati pemandangan.

Sementara itu, Aaaron, blogger asal Spanyol yang mengunjungi kampung halaman tokoh kedokteran tradisional Li Shizhen di Qichun, mencoba terapi akupunktur dalam pengobatan Tiongkok dan terus mengungkapkan betapa nyaman pengalaman tersebut. "Sungguh sangat menyenangkan," ujarnya.

Amin, blogger asal Korea Selatan, merasakan pengalaman unik saat berperan sebagai Sun Shangxiang di Jingzhou. Melihat hamparan Sungai Yangtze, ia pun tak kuasa menyembunyikan kekagumannya dan berkata, "Kemegahan Sungai Yangtze membuat saya benar-benar merasakan betapa dahsyatnya kekuatan sebuah kehidupan."

Blogger asal Amerika Serikat, Paul Mike Ashton, mengenakan kostum "Guan Gong" versi barat dan pada saat mengunjungi tembok kota kuno Jingzhou. Ia kemudian melanjutkan perjalanan ke Istana Yuxu di Wudang Mountain untuk bertemu dengan teman sekampungnya (Amerika Serikat) Jack, si Pelatih Bule.

Di Yichang, Hubei, blogger asal Mesir, Khaled_yyuan, berdiri di depan bendungan Three Gorges yang megah, seperti naga yang menjaga Sungai Yangtze, dan terpesona dengan keindahan bendungan tersebut. "Three Gorges benar-benar megah dan luar biasa!" katanya dengan kagum.

Sementara itu, blogger asal Australia, Anna Christine, berlatih menyanyikan lagu-lagu rakyat Hubei di Galeri Lukisan Qingjiang, meskipun merasa kesulitan, ia sangat menikmati keindahan musik rakyat yang khas dan menyatakan bahwa meskipun sulit, ia sangat menyukai lagu-lagu tersebut.

Meski sungai berbeda alurnya, peradaban tetap berpadu dalam harmoni; di mana sungai-sungai bertemu dan air pasang bergerak sama, di Hubei, jiwa-jiwa seirama pun saling bertemu. Seperti yang dikatakan Yan Yuan, "Meskipun kita berasal dari negara yang berbeda, kita semua adalah anak-anak sungai. Dunia ini memang luas, tetapi kita tetap dekat."

YouTube Link:https://www.youtube.com/watch?v=it_z6NQo5JQ

Berita Terkait

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026
Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang
Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama
Clé de Peau Beauté Lanjutkan Kemitraan Global dengan UNICEF, Jangkau 7,3 Juta Anak Perempuan sebagai Target Baru
Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga
Dahua Technology Luncurkan WizColor 2.0, Tingkatkan Solusi Pemantauan Berwarna di Kondisi Minim Cahaya
Risen Energy Raih Pesanan Modul HJT 1,2 GW dari China Huaneng Group, Semakin Memperkuat Posisinya sebagai Pemimpin Industri
Fortune perluas kepemimpinan di Asia dengan Direktur Editorial dan Kepala Brand Studio baru

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:26 WIB

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WIB

Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang

Kamis, 16 April 2026 - 02:30 WIB

Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama

Kamis, 16 April 2026 - 02:00 WIB

Clé de Peau Beauté Lanjutkan Kemitraan Global dengan UNICEF, Jangkau 7,3 Juta Anak Perempuan sebagai Target Baru

Kamis, 16 April 2026 - 01:00 WIB

Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga

Berita Terbaru