IHSG Mulai Bangkit. Ini Rekomendasi 4 Saham Pilihan dengan Potensi Cuan Hari Ini

- Pewarta

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Mulai Bangkit.  Ini Rekomendasi 4 Saham Pilihan dengan Potensi Cuan Hari Ini

IHSG Mulai Bangkit. Ini Rekomendasi 4 Saham Pilihan dengan Potensi Cuan Hari Ini

BUSINESS TODAY – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) perlahan menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Pada penutupan perdagangan Rabu (4/2), IHSG berhasil berakhir di zona hijau dengan penguatan 0,30% ke level 8.146,72, meski tekanan jual dari investor asing masih cukup besar.

Penguatan indeks terutama ditopang oleh saham-saham berkapitalisasi besar. Amman Mineral Internasional (AMMN) mencuri perhatian setelah melesat 8,73%, disusul Bank Central Asia (BBCA) yang naik 1,96% serta Bank Mandiri (BMRI) yang menguat 3,52%. Kinerja positif saham big caps ini menjadi bantalan utama pergerakan IHSG di tengah volatilitas pasar.

Namun, tidak semua saham bergerak searah. Tekanan terlihat pada Telkom Indonesia (TLKM) yang terkoreksi 3,48%, sementara saham FILM dan MORA masing-masing anjlok hingga 15%, mencerminkan masih selektifnya minat investor.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asing Masih Net Sell, Tapi IHSG Bertahan

Dari sisi aliran dana, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih dengan net sell Rp1,42 triliun di pasar reguler dan Rp1,44 triliun secara keseluruhan. Meski demikian, IHSG tetap mampu bertahan di zona hijau, menandakan adanya dukungan kuat dari investor domestik.

Secara sektoral, lima dari 11 sektor berakhir menguat. Sektor basic industry menjadi penopang utama dengan kenaikan 3,32%, sementara consumer cyclicals justru mencatatkan pelemahan terdalam sebesar 4,02%.

Aturan Free Float 15% Berpotensi Tingkatkan Volatilitas

Dari sisi kebijakan, Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama regulator pasar modal tengah menyiapkan implementasi ketentuan free float minimum 15% yang akan diberlakukan secara bertahap selama tiga tahun sejak aturan diterbitkan.

Sebanyak 49 emiten berkapitalisasi besar ditetapkan sebagai proyek percontohan, mengingat kelompok ini merepresentasikan sekitar 90% kapitalisasi pasar dari 267 emiten yang belum memenuhi ketentuan free float.

BEI juga menyiapkan pendampingan serta opsi aksi korporasi bagi emiten terdampak. Namun, kebijakan ini berpotensi memunculkan risiko supply overhang dan peningkatan volatilitas harga, khususnya pada saham-saham yang perlu menambah porsi kepemilikan publik.

Buyback Saham Jadi Sentimen Positif

Di tengah dinamika pasar, Chandra Asri Pacific (TPIA) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp2 triliun. Aksi ini mengacu pada POJK No. 13/2023 serta Surat OJK S-102/D.04/2025, sehingga dapat dilakukan tanpa persetujuan RUPS.

Perseroan memperkirakan buyback mencapai sekitar 250 juta saham atau setara 0,29% dari modal disetor, dengan sumber dana berasal dari kas internal. Henan Putihrai Sekuritas ditunjuk sebagai pelaksana aksi korporasi ini.

Tak hanya TPIA, emiten lain yang terafiliasi dengan konglomerasi Prajogo Pangestu juga melakukan langkah serupa, antara lain BREN (Rp2 triliun), BRPT (Rp1 triliun), dan CUAN (Rp750 miliar). Seluruh periode buyback dijadwalkan berlangsung mulai 4 Februari hingga 3 Mei.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Berikut saham-saham pilihan yang menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini:

  1. UNTR
    Buy: 27.600 – 27.800
    Target Price: 28.425 – 30.000
    Stop Loss: 25.700

  2. UNVR
    Buy: 2.020 – 2.040
    Target Price: 2.100 – 2.170
    Stop Loss: 1.900

  3. JSMR
    Buy: 3.750 – 3.780
    Target Price: 3.830 – 3.950
    Stop Loss: 3.520

  4. BRMS
    Buy: 975 – 990
    Target Price: 1.020 – 1.070
    Stop Loss: 930

Berita Terkait

Living Lab Ventures Gandeng Nihon M&A Center Perkuat Gerbang Investasi Indonesia-Jepang
Mengelola Gedung agar Berfungsi dengan Baik
Perusahaan Sering Gonta-ganti Software ERP tapi Efisiensi Tidak Naik, Ini Sebabnya
Perbedaan Tiket Ticket Only vs Private Car: Mana yang Cocok untuk Anda?
7 Tips Mencapai Financial Freedom Secara Realistis
Mengapa Pengelola Gedung Perkantoran Perlu Pengendali Rayap
Merek FMCG di Indonesia Menghadapi Persaingan yang Semakin Ketat karena Pemenang Pasar Berfokus Menarik Lebih Banyak Pembeli
Levner Consulting Dampingi Perusahaan Indonesia Perkuat Tata Kelola melalui Standar ISO

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Living Lab Ventures Gandeng Nihon M&A Center Perkuat Gerbang Investasi Indonesia-Jepang

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Mengelola Gedung agar Berfungsi dengan Baik

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Perusahaan Sering Gonta-ganti Software ERP tapi Efisiensi Tidak Naik, Ini Sebabnya

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:32 WIB

Perbedaan Tiket Ticket Only vs Private Car: Mana yang Cocok untuk Anda?

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:15 WIB

7 Tips Mencapai Financial Freedom Secara Realistis

Berita Terbaru