IHSG Masih Tertekan, Analis Ungkap Area Kritis & Rekomendasi Saham Hari Ini Selasa 3 Februari 2026

- Pewarta

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Masih Tertekan, Analis Ungkap Area Kritis & Rekomendasi Saham Hari Ini Selasa 3 Februari 2026

IHSG Masih Tertekan, Analis Ungkap Area Kritis & Rekomendasi Saham Hari Ini Selasa 3 Februari 2026

BUSINESS TODAY – Sejumlah analis memproyeksikan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (3/2/2026) masih diwarnai risiko koreksi, seiring upaya otoritas bursa mengembalikan kepercayaan pasar yang sempat terguncang.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melemah tajam 4,88% atau turun 406,88 poin ke level 7.922,73, berdasarkan data IDX Mobile. Tekanan jual terjadi secara masif, dengan 753 saham ditutup melemah, 142 saham stagnan, dan hanya 63 saham yang menguat.

Sepanjang perdagangan, pasar mencatat transaksi 48,05 miliar saham dengan nilai mencapai Rp29,05 triliun. Kapitalisasi pasar pun menyusut menjadi Rp14.239 triliun, sementara IHSG bergerak pada rentang 7.820,23 hingga 8.315.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah saham berkapitalisasi besar turut menekan indeks, di antaranya PT Amman Mineral International Tbk. (AMMN) yang ambles 14,80% ke Rp6.475, PT Astra International Tbk. (ASII) turun 1,18% ke Rp6.275, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang terkoreksi 0,41% ke Rp4.800.

Di sisi lain, beberapa saham perbankan justru mampu bertahan di zona hijau, seperti PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang menguat 2,70% ke Rp7.600, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) naik 0,52% ke Rp3.830, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang naik 0,22% ke Rp4.500.

Tim Analis MNC Sekuritas menyebut investor perlu mencermati area 7.835–7.680 sebagai zona koreksi untuk membentuk wave (b) dari wave [x]. Sementara itu, potensi penguatan IHSG berada di kisaran 8.128–8.527, dengan level support di 7.654 dan 7.481, serta resistance di 8.094 dan 8.318.

Untuk strategi perdagangan, MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness pada saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI), PT Vale Indonesia Tbk. (INCO), dan PT Jasa Marga Tbk. (JSMR), serta sell on strength untuk saham PT Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA).

Disclaimer: Berita ini bersifat informatif dan bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Berita Terkait

Klaim Mini LED Samsung Digugat TCL di Pengadilan Los Angeles
Bidikan Bisnis Ritel Fashion: Strategi Efisiensi Rantai Pasok Lewat Skema Maklon Pakaian Olahraga Air
Sinar Mas Land Raih Top 10 Developers Award Hubexo Asia Awards 2026
Sinar Mas Land Buka Jalan Investasi Ekonomi Kreatif Lewat KEK ETKI Banten
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
Sinar Mas Land Raih Dua Penghargaan IPBA 2026, Perkuat Strategi Pengembangan Kota Berkelanjutan
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Living Lab Ventures Gandeng Nihon M&A Center Perkuat Gerbang Investasi Indonesia-Jepang

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Klaim Mini LED Samsung Digugat TCL di Pengadilan Los Angeles

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Bidikan Bisnis Ritel Fashion: Strategi Efisiensi Rantai Pasok Lewat Skema Maklon Pakaian Olahraga Air

Kamis, 24 September 2026 - 17:15 WIB

Sinar Mas Land Raih Top 10 Developers Award Hubexo Asia Awards 2026

Rabu, 16 September 2026 - 20:40 WIB

Sinar Mas Land Buka Jalan Investasi Ekonomi Kreatif Lewat KEK ETKI Banten

Selasa, 15 September 2026 - 07:40 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Berita Terbaru

Pers Rilis

Sunlife perkenalkan merek global baru

Sabtu, 17 Okt 2026 - 02:18 WIB