Envision Luncurkan Dubhe, Membangun Sistem Energi AI dengan Model Fondasi Energi Pertama di Dunia

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Envision semakin berkomitmen mengembangkan sistem energi terbarukan dengan meluncurkan Dubhe, model fondasi energi yang membangun sistem energi berbasiskan kecerdasan buatan (AI).

ABU DHABI, Uni Emirat Arab, 16 Januari 2026 /PRNewswire/ — Envision, pemimpin teknologi hijau di pasar global, hari ini meluncurkan Dubhe, Model Fondasi Energi yang penuh terobosan, dirancang untuk membangun sistem AI Fisik terbesar di dunia—sistem energi berbasiskan AI.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terinspirasi dari Dubhe, bintang pemandu dalam rasi Biduk (Big Dipper) yang selama ribuan tahun telah membantu navigasi manusia menuju Bintang Utara, Model Fondasi Energi Dubhe diperkenalkan oleh Lei Zhang, Founder & CEO, Envision, di ajang Abu Dhabi Sustainability Week.

Dubhe menjadi inti arsitektur AI Fisik buatan Envision. Model AI ini menganalisis aliran data energi di dunia nyata dalam skala besar untuk mendukung koordinasi antara pembangkit energi terbarukan, sistem penyimpanan energi, jaringan listrik, dan permintaan energi secara seketika (real-time). Dengan potensi energi terbarukan yang berlimpah, serta mampu memangkas biaya hingga mendekati nol, Dubhe menopang perkembangan sistem energi seiring dengan pertumbuhan AI—sekaligus menjawab lonjakan kebutuhan energi global akibat perkembangan AI.

"Selama berabad-abad, Dubhe memandu manusia ketika melintasi langit malam. Kini, Dubhe menjadi bintang penuntun pada era AI—membangun sistem energi AI dengan fondasi yang tidak terbatas, cerdas, dan terjangkau, guna mendukung peradaban baru," ujar Lei.

Membangun Sistem Energi AI: Dari Model Bahasa Besar Menuju AI Fisik

Meski model bahasa besar telah mengubah dunia digital, Envision menilai bahwa lompatan berikutnya terletak pada AI Fisik—AI yang secara langsung mengelola sistem fisik yang berperan penting untuk kelangsungan hidup dan kesejahteraan manusia.

Dubhe bekerja sama dengan Tianji, model fondasi cuaca berskala besar milik Envision. Mengingat pembangkit listrik dengan energi terbarukan sangat bergantung pada kondisi cuaca, Tianji memiliki kecerdasan prediktif sehingga AI fisik mampu mengantisipasi dan merespons perubahan cuaca. Dengan demikian, sistem energi dapat beroperasi secara efisien dan andal dalam skala besar.

"Model bahasa memahami kata-kata. AI Fisik memahami dunia. Energi adalah fondasi dari seluruh sistem," kata Lei. "AI Fisik bukan sekadar transisi energi. Namun, inovasi ini memutakhirkan peradaban—meletakkan dasar kesejahteraan manusia dalam batas-batas planet."

Kemitraan Strategis dengan Masdar guna Mempercepat Implementasi Sistem Energi AI

Envision juga meresmikan kerja sama strategis dengan Masdar, perusahaan energi bersih terkemuka di Uni Emirat Arab, untuk memperkenalkan sistem Energi AI masa depan. Peresmian kerja sama ini disaksikan oleh Yang Mulia Dr. Sultan Al Jaber, Menteri Industri dan Teknologi Canggih Uni Emirat Arab, Managing Director & Group CEO, ADNOC, yang juga menjabat Chairman, Masdar, bersama Lei Zhang.

Melalui kerja sama ini, Masdar menunjuk Envision sebagai mitra strategis di sektor teknologi energi terbarukan, termasuk PLTB, sistem penyimpanan energi, dan hidrogen hijau. Kedua pihak akan berkolaborasi mendorong penerapan sistem energi AI dalam skala besar, serta mempercepat transisi energi global.

Tentang Envision 

Envision adalah perusahaan teknologi hijau terkemuka dunia yang menyediakan solusi energi terbarukan untuk berbagai perusahaan global, pemerintah, dan institusi. Envision memiliki tiga lini bisnis utama—Turbin PLTB Cerdas, Sistem Penyimpanan Energi, dan Solusi Hidrogen Hijau—secara terintegrasi membangun solusi komprehensif untuk transformasi energi.

Envision telah meraih berbagai penghargaan atas kinerja keberlanjutan, termasuk Medali Emas EcoVadis dan tercantum dalam CDP "A-List". Envision juga tercantum dalam daftar Fortune Change the World, serta daftar 10 perusahaan paling cerdas versi MIT Technology Review.

Envision memanfaatkan jaringan pusat riset dan rekayasa global di Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman, Denmark, dan Tiongkok untuk memimpin pengembangan teknologi hijau dunia. Envision bergabung dengan Science Based Targets initiative (SBTi) dan berkomitmen pada target "Ambisi Bisnis 1.5°C" pada 2021. Envision telah mencapai netralitas karbon dalam aktivitas operasional di pasar global pada 2022 dan menargetkan netralitas karbon di seluruh rantai nilai pada 2028.

Informasi selengkapnya: envision-group.com.

 

 

Berita Terkait

West The Sale Kembali Hadir, Sambut Libur Hari Nasional Singapura, Tawarkan Diskon hingga 90% di IMM dan Westgate
GUGATAN PERWAKILAN KELOMPOK TERKAIT SEKURITAS TRQ DI KANADA — PEMBERITAHUAN TENTANG USULAN PENYELESAIAN
BAW Resmi Masuk ke Pasar Mobil Setir Kanan Indonesia di GIIAS 2026
Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen
EVALUE, Operator SPKLU Terbesar di Taiwan, Ekspansi ke Indonesia dan Resmikan Kantor di Jakarta
HNS 2026 | Huawei Luncurkan Solusi Xinghe AI Campus Terbaru untuk Afrika Bagian Selatan
Waaree Renewable Technologies Limited Tandatangani Perjanjian ECI Untuk Memasuki Pasar Energi Terbarukan di Australia dan Selandia Baru
Pertanian Modern Bertransformasi Menjadi Industri Berteknologi Tinggi: Chairman, Wens Foodstuff Group

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:18 WIB

West The Sale Kembali Hadir, Sambut Libur Hari Nasional Singapura, Tawarkan Diskon hingga 90% di IMM dan Westgate

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:21 WIB

GUGATAN PERWAKILAN KELOMPOK TERKAIT SEKURITAS TRQ DI KANADA — PEMBERITAHUAN TENTANG USULAN PENYELESAIAN

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:00 WIB

BAW Resmi Masuk ke Pasar Mobil Setir Kanan Indonesia di GIIAS 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:08 WIB

Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:05 WIB

HNS 2026 | Huawei Luncurkan Solusi Xinghe AI Campus Terbaru untuk Afrika Bagian Selatan

Berita Terbaru

Pers Rilis

Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen

Rabu, 29 Jul 2026 - 04:08 WIB