Harga Perak Antam Memecahkan Rekor Sepanjang Masa

- Pewarta

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Perak Antam Memecahkan Rekor Sepanjang Masa

Harga Perak Antam Memecahkan Rekor Sepanjang Masa

BUSINESS TODAY – Harga perak batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencetak sejarah. Pada Selasa, 27 Januari 2026, harga perak Antam melonjak tajam dan menyentuh level Rp66.750 per gram, sekaligus menorehkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH).

Kenaikan harga perak hari ini terbilang signifikan, yakni Rp1.150 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya. Lonjakan tersebut mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap logam mulia di tengah tekanan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global.

Harga Perak Heritage Ikut Melonjak

Seiring dengan kenaikan harga per gram, harga perak batangan heritage Antam juga mengalami penyesuaian. Mengacu pada data resmi logam mulia, berikut daftar harga terbaru:

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Perak 31,1 gram: Rp2.623.782
    (termasuk PPN 11% menjadi Rp2.912.398)

  • Perak 186,6 gram: Rp14.620.846
    (termasuk PPN 11% menjadi Rp16.299.139)

Kenaikan harga ini membuat perak semakin menarik sebagai instrumen lindung nilai, terutama bagi investor ritel yang mencari alternatif selain emas.

Harga Perak Dunia Melejit Tajam

Penguatan harga perak domestik sejalan dengan lonjakan harga perak global. Berdasarkan data Bloomberg, harga silver spot tercatat melesat ke level USD 109,2683 per troy ons, dengan kenaikan harian mencapai 5,29 persen atau sekitar 5,49 poin.

Analis komoditas Dimas Arya Putra, Senior Commodity Analyst di Global Futures Asia, menilai reli perak saat ini dipicu oleh kombinasi faktor geopolitik dan pergeseran sentimen investor.

“Ketegangan geopolitik global mendorong investor keluar dari aset berisiko dan beralih ke logam mulia. Perak mendapat momentum tambahan karena selain sebagai aset lindung nilai, ia juga memiliki nilai industri,” ujar Dimas.

Geopolitik Jadi Pemicu Utama

Menurut Dimas, isu tarif perdagangan yang kembali mengemuka di era pemerintahan Presiden Donald Trump, ditambah dengan sengketa klaim wilayah di Greenland, memicu kepanikan di pasar global.

“Ketidakpastian kebijakan perdagangan dan konflik wilayah membuat pasar saham bergejolak. Dalam kondisi seperti ini, perak dan emas menjadi tujuan utama pelarian dana,” jelasnya.

Prospek Harga Perak ke Depan

Dengan harga perak dunia yang telah menembus level psikologis USD100 per troy ons, pelaku pasar menilai tren penguatan masih berpotensi berlanjut, meskipun volatilitas diperkirakan tetap tinggi.

Berita Terkait

JustMarkets Hadirkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Perbandingan Forklift Diesel dari Tiga Kapasitas Berbeda, Mana yang Paling Efisien untuk Operasional Logistik Skala Menengah
Pentingnya Sertifikasi Halal bagi Bisnis F&B di Indonesia
Resmi Kantongi Sertifikat Merek DJKI, Whitecyber Perkokoh Legalitas Ekosistem Teknologi dan Riset Nasional
7 Tempat Belanja yang Sudah Menerima Pembayaran QRIS di Indonesia
Efisiensi Operasional Manufaktur melalui Integrasi Produksi dan Persediaan
Peran Press Release dalam Pemulihan Citra Korporasi Semakin Penting di Tengah Disinformasi Digital
Tips Memilih Vendor Jasa Pembasmi Rayap di Semarang

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:09 WIB

JustMarkets Hadirkan Trading Saham SpaceX untuk Klien

Senin, 29 Juni 2026 - 17:35 WIB

Perbandingan Forklift Diesel dari Tiga Kapasitas Berbeda, Mana yang Paling Efisien untuk Operasional Logistik Skala Menengah

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:10 WIB

Pentingnya Sertifikasi Halal bagi Bisnis F&B di Indonesia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:03 WIB

Resmi Kantongi Sertifikat Merek DJKI, Whitecyber Perkokoh Legalitas Ekosistem Teknologi dan Riset Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:26 WIB

7 Tempat Belanja yang Sudah Menerima Pembayaran QRIS di Indonesia

Berita Terbaru