Pelopor Inovasi Daya Listrik untuk Industri Telekomunikasi: Huawei Raih Global Best Practices Award 2025

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 1 April 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SHENZHEN, Tiongkok, 1 April 2026 /PRNewswire/ — Huawei Site Power Facility baru saja memenangkan "Global Best Practices Award 2025" dari Frost & Sullivan sebagai perusahaan yang terus memimpin inovasi teknologi dan industri. Penghargaan ini mengakui kontribusi luar biasa Huawei dalam penerapan teknologi Virtual Power Plant (VPP) dan solusi green site berbasiskan AI, serta menegaskan statusnya sebagai pemimpin industri yang mendorong transformasi operator telekomunikasi global dari konsumen energi biasa menjadi prosumer energi.

Pioneering Innovation in Telecom Power Huawei Site Power Facility Wins Global Best Practices Award 2025
Pioneering Innovation in Telecom Power Huawei Site Power Facility Wins Global Best Practices Award 2025

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai penentu tolok ukur inovasi daya listrik untuk sektor telekomunikasi, Huawei selalu memimpin pengembangan solusi berbasiskan inovasi dan mengubah teknologi mutakhir menjadi aspek pendorong kemajuan industri selama bertahun-tahun.

  • Pelopor pemanfaatan energi untuk fasilitas telekomunikasi dan proses penerapan yang lebih simpel: Pada 2013, Huawei meluncurkan perangkat penyearah arus (rectifier) pertama di industri dengan efisiensi konversi hingga 98%, menandai terobosan penting dalam efisiensi kelistrikan untuk sektor telekomunikasi. Hingga kini, lebih dari 10 juta unit produk ini telah terjual, serta menjadi fondasi kuat bagi jaringan telekomunikasi hijau di seluruh dunia. Pada 2014, Huawei memperkenalkan solusi blade power yang unik, serta mendukung implementasi tanpa jejak ruang (zero-footprint) sehingga pihak operator dapat memperluas jaringan secara cepat di lokasi terbatas dengan biaya yang lebih hemat. Pada 2016, Huawei memperkenalkan Site Energy Efficiency (SEE) yang mendapat pengakuan dari International Telecommunication Union. ITU-T L.1350: Energy Efficiency Metrics of Base Station Site kemudian ditetapkan sebagai standar internasional untuk sistem kelistrikan di industri telekomunikasi. Standar ini menyediakan kerangka penting bagi operator global untuk mengukur efisiensi energi jaringan dan menyusun strategi penghematan energi yang efektif.
  • Pelopor site intelligence yang komprehensif: Pada 2018, Huawei menjadi pelaku industri pertama yang meluncurkan sistem daya cerdas berkapasitas besar eMIMO, memanfaatkan teknologi seperti intelligent peak shaving, intelligent voltage boosting, dan backup power slicing untuk mewujudkan konsep "one-time deployment, 10-year evolution". Pada 2020, Huawei meluncurkan baterai litium pintar generasi kelima untuk sektor telekomunikasi, CloudLi. Baterai ini mengintegrasikan IoT, power electronics, dan teknologi sensor, menghadirkan teknologi cerdas untuk sistem penyimpanan energi di lokasi jaringan telekomunikasi, serta mendukung integrasi fungsi cadangan listrik dan penyimpanan listrik. Hingga saat ini, Huawei telah mengirimkan baterai tersebut dengan volume lebih dari 20 GWh secara global yang beroperasi stabil dalam jangka panjang.
  • Pelopor transformasi lokasi jaringan telekomunikasi yang rendah karbon: Pada 2021, Huawei pertama kali mengemukakan konsep "Zero-Carbon Network" dan membangun lokasi jaringan telekomunikasi berbasiskan PV pertama di Tiongkok yang berada di kota Tianjin. Lokasi jaringan ini memanfaatkan tenaga surya untuk menggantikan energi konvensional sehingga menghemat konsumsi energi dan emisi karbon. Pada 2023, Huawei meluncurkan solusi VPP pertama di dunia untuk lokasi jaringan telekomunikasi. Sistem ini mampu mengagregasi hingga 10.000 lokasi jaringan secara bersamaan dengan waktu respons kurang dari 7,5 detik dan presisi lebih dari 95%. Dengan demikian, pihak operator dapat meningkatkan pendapatan melalui sistem penyimpanan energi. Pada 2026, Huawei meluncurkan solusi New-Gen AI-Powered Green Site yang menghadirkan sinergi cerdas terpadu antara jaringan transmisi listrik, sistem kelistrikan, radio access network (RAN), dan layanan. Solusi tersebut meningkatkan daya tahan lokasi jaringan, memangkas biaya operasional energi (OPEX), serta mengoptimalkan aset penyimpanan energi.

Huawei akan terus berkolaborasi dengan pihak operator dan mitra global untuk mendorong peningkatan teknologi digital dan cerdas pada sistem kelistrikan di sektor telekomunikasi melalui teknologi dan solusi terdepan. Kolaborasi tersebut akan membangun jaringan listrik untuk sektor telekomunikasi yang lebih simpel, hijau, tangguh, dan andal.

Berita Terkait

PARSOL® Shield Raih Izin FDA, dsm-firmenich Hadirkan Inovasi Baru untuk Perlindungan Kulit dari Sinar Matahari di AS
Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara
Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”
Laporan Terbaru Ungkap Sebagian Besar Keterlambatan Penanganan Stroke di Indonesia Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit yang Tepat
KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum
Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center menjadi institusi pertama di AS yang berpartisipasi dalam uji coba sistem pemetaan inovatif dan ablasi medan listrik berdenyut
Sceye dan SoftBank Corp. Selesaikan Demonstrasi Konektivitas Stratosfer di Jepang, Memajukan Komersialisasi HAPS
TEATER BESAR TAMAN ISMAIL MARZUKI SEDERHANAKAN ALUR KERJA WIRELESS DENGAN SENNHEISER SPECTERA

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 10:37 WIB

PARSOL® Shield Raih Izin FDA, dsm-firmenich Hadirkan Inovasi Baru untuk Perlindungan Kulit dari Sinar Matahari di AS

Kamis, 3 September 2026 - 08:00 WIB

Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 07:13 WIB

Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”

Kamis, 3 September 2026 - 05:19 WIB

Laporan Terbaru Ungkap Sebagian Besar Keterlambatan Penanganan Stroke di Indonesia Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit yang Tepat

Kamis, 3 September 2026 - 02:37 WIB

Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center menjadi institusi pertama di AS yang berpartisipasi dalam uji coba sistem pemetaan inovatif dan ablasi medan listrik berdenyut

Berita Terbaru