Para Cendekiawan Muda Asia Berkumpul di Chongqing, Bahas Gagasan Baru untuk Melestarikan Warisan Budaya Kuil dalam Gua

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 4 Desember 2025 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CHONGQING, Tiongkok, 4 Desember 2025 /PRNewswire/ — Artikel berita dari iChongqing.

Pada 29 November lalu, lebih dari 100 cendekiawan muda dari 10 negara berkunjung di Distrik Dazu, Chongqing, untuk menghadiri sesi pembukaan Youth Ambassador Program for Asian Cultural Heritage Conservation — 2025 International Youth Academic Exchange on Cave Temples

Para peserta acara ini saling bertukar gagasan seputar konservasi, riset, dan komunikasi publik untuk melestarikan warisan budaya kuil dalam gua (cave temple).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ajang Regional untuk Pelestari Warisan Budaya Baru

Alliance for Cultural Heritage in Asia—lembaga antarpemerintah yang terbentuk pada 2023 oleh Tiongkok, Kamboja, dan delapan negara lain di Asia—menggelar ajang perdana yang melibatkan generasi muda untuk membahas pelestarian warisan budaya cave temple. Sebagai inisiatif unggulan, Youth Ambassador Program, dilansir pada 2021, mengembangkan talenta masa depan dan mendorong kerja sama lintasnegara.

Tiongkok telah melaksanakan 28 proyek arkeologi bersama 15 negara Asia lain dan berkolaborasi dalam 11 proyek konservasi di enam negara. Ajang ini merupakan kelanjutan dari program-program tersebut, terutama membahas cave temple, serta mendukung upaya Alliance for Cultural Heritage in Asia untuk membangun wadah kerja sama generasi muda secara berkelanjutan.

Inovasi Digital dan Wawasan Baru

Dengan tema Conservation and Inheritance, Innovation and Collaboration, 101 cendekiawan muda—55 di antaranya berasal dari ilmu humaniora dan 46 berasal dari ilmu konservasi—saling bertukar gagasan bersama para jurnalis dari media-media terkemuka. Para pejabat, termasuk dari Alliance for Cultural Heritage in Asia, Kementerian Keuangan, dan Badan Pelestarian Warisan Budaya, serta pemerintah Chongqing juga turut berpartisipasi.

Teknologi digital menjadi agenda pembahasan utama. Dazu Rock Carvings, Situs Warisan Dunia UNESCO, telah membuat arsip 3D presisi tinggi untuk lebih dari 10.000 patung, serta membangun jaringan pemantauan cerdas yang mengamati lebih dari 70 indikator, termasuk kondisi lingkungan, perubahan struktur, dan aktivitas manusia. Teknologi restorasi virtual—menggabungkan pemindaian 3D, analisis sinar-X, dan pencitraan inframerah—membantu para ahli mendiagnosis kerusakan dan membuat simulasi tentang rencana konservasi sebelum intervensi nyata ditempuh.

Dazu juga menjadi pelopor edukasi publik melalui dome film berstandar 8K dan "Metaverse Scenic Area" dengan digital-twin sehingga masyarakat global dapat menikmati keindahan ukiran batu tersebut dari mana saja.

Perspektif Baru

Di ajang tersebut, para cendekiawan membahas berbagai topik seperti stabilitas batu, kerusakan akibat kelembapan, teknologi deteksi canggih, serta interpretasi lintasbudaya. Untuk pertama kalinya, para peneliti muda dari seluruh Asia berkumpul di Tiongkok untuk membahas pelestarian cave temple.

Dengan mendorong dialog internasional dan gagasan baru, Youth Ambassador Program berperan penting membina pelestari warisan budaya generasi baru, serta mempererat kerja sama regional untuk melestarikan warisan bersama di Asia.

Berita Terkait

DJI Uji Teknologi Drone di Puncak Tertinggi Dunia, Dorong Terobosan Pengiriman Logistik, Pemetaan, dan Riset Iklim di Ketinggian Ekstrem
Membawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV
World Offshore Week 2026 Satukan Pelaku Industri Energi, Migas Lepas Pantai, dan Maritim Asia di Singapura
53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia
Cathay FHC Gelar Forum “Climate Finance” Terbesar di Asia, Cetak Rekor Jumlah Peserta, Perkuat Momentum Menuju Transisi Berkelanjutan
Mouser Bahas Masa Depan Robot Humanoid Lewat Episode “Rise of the Robots”
Hisense Hadirkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Seru dan Imersif dari Rumah
Dialog Tiongkok-Meksiko Bahas Peran Transportasi Rel dalam Pembangunan Kota dan Kerja sama Kebudayaan yang Berkelanjutan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:28 WIB

DJI Uji Teknologi Drone di Puncak Tertinggi Dunia, Dorong Terobosan Pengiriman Logistik, Pemetaan, dan Riset Iklim di Ketinggian Ekstrem

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:21 WIB

Membawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:03 WIB

World Offshore Week 2026 Satukan Pelaku Industri Energi, Migas Lepas Pantai, dan Maritim Asia di Singapura

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:21 WIB

53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:21 WIB

Cathay FHC Gelar Forum “Climate Finance” Terbesar di Asia, Cetak Rekor Jumlah Peserta, Perkuat Momentum Menuju Transisi Berkelanjutan

Berita Terbaru