Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump, Bukan Konfrontasi

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden ke-47 Amerika Serikat Donald Trump. (Facebook.com@Donald J. Trump)

Presiden ke-47 Amerika Serikat Donald Trump. (Facebook.com@Donald J. Trump)

BUSINESSTODAY.ID – Pemerintah Tiongkok berharap Presiden ke-47 Amerika Serikat Donald Trump memilih untuk bekerja sama dengan Tiongkok, bukan konfrontasi.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Beijing pada Senin (20/1/2025).

“Kedua negara akan memperoleh keuntungan dari kerja sama dan menuai kerugian dari konfrontasi, itulah yang ditunjukkan oleh sejarah hubungan Tiongkok-AS,” kata Mao Ning

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disampaikan Mao Ning menjelang pelantikan Donald Trump sebagai Presiden ke-47.

Donald Trump pada Senin (20/1/2025) pukul 12:02 siang waktu Washington DC telah mengambil sumpah jabatan di Capitol Rotunda, Washington DC.

“Kami selalu percaya bahwa perkembangan hubungan Tiongkok-AS yang mantap, sehat, dan berkelanjutan.”

“Akan melayani kepentingan bersama kedua negara dan merupakan hal yang diharapkan oleh masyarakat internasional,” tambah Mao Ning.

Ia menyebut, mengikuti prinsip saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, dan kerja sama yang saling menguntungkan.

Tiongkok siap bekerja sama dengan pemerintah AS yang baru untuk meningkatkan dialog dan komunikasi dan mengelola perbedaan dengan baik.

“Kami siap mengamankan kemajuan yang lebih besar dalam hubungan China-AS dari titik awal yang baru, memperluas kerja sama yang saling menguntungkan.”

“Menemukan cara yang tepat bagi kedua negara untuk hidup berdampingan di era baru dan membawa manfaat bagi kedua negara dan dunia,” tambah Mao Ning.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Arahnews.com dan Haloagro.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Sentranews.com dan Indonesiaraya.co.id

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hellojateng.com dan Hariankarawang.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Nestle Copot CEO Laurent Freixe, Saham Jatuh 2,5 Persen di Swiss
Tiongkok Selidiki Dumping Pati Kacang Polong Kanada demi Lindungi Industri
Lip-Bu Tan di Bawah Tekanan Trump, Intel Pilih Jalur Dialog dan Transformasi
Impor Tiongkok ke AS Turun Tajam, Rantai Pasok Global Mulai Bergeser
Stockholm Jadi Panggung Diplomasi Ekonomi China-AS, Bahas Tarif dan Pasar
Rencana BRICS Geser Dolar AS Belum Realistis, Likuiditas Masih Jadi Tantangan
BRICS Hidupkan Semangat Bandung untuk Tatanan Global Multipolar dan Adil
Del Monte Tersungkur! Raksasa Buah Kaleng Amerika Tercekik Utang

Berita Terkait

Rabu, 3 September 2025 - 10:36 WIB

Nestle Copot CEO Laurent Freixe, Saham Jatuh 2,5 Persen di Swiss

Kamis, 14 Agustus 2025 - 06:43 WIB

Tiongkok Selidiki Dumping Pati Kacang Polong Kanada demi Lindungi Industri

Minggu, 10 Agustus 2025 - 11:37 WIB

Lip-Bu Tan di Bawah Tekanan Trump, Intel Pilih Jalur Dialog dan Transformasi

Kamis, 7 Agustus 2025 - 07:07 WIB

Impor Tiongkok ke AS Turun Tajam, Rantai Pasok Global Mulai Bergeser

Rabu, 30 Juli 2025 - 09:44 WIB

Stockholm Jadi Panggung Diplomasi Ekonomi China-AS, Bahas Tarif dan Pasar

Berita Terbaru