BYD Targetkan Ekspor 1,3 juta Mobil listrik Pada Tahun 2026

- Pewarta

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BYD targetkan ekspor 1,3 juta mobil litsrik pada Tahun 2026

BYD targetkan ekspor 1,3 juta mobil litsrik pada Tahun 2026

BUSINESS TODAY  – produsen kendaraan listrik asal China, BYD, semakin agresif memperluas dominasinya di pasar global. Perusahaan ini menargetkan ekspor sebanyak 1,3 juta unit kendaraan listrik dan elektrifikasi ke luar China pada tahun 2026, seiring meningkatnya permintaan kendaraan ramah lingkungan di berbagai kawasan dunia.

Target ambisius tersebut mencerminkan kenaikan sekitar 25 persen dibandingkan capaian ekspor BYD sepanjang tahun 2025, yang tercatat telah menembus angka lebih dari satu juta unit. Capaian ini menjadi fondasi penting bagi strategi ekspansi internasional BYD di fase berikutnya.

“Pasar global menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat, dan BYD melihat peluang besar untuk memperluas jangkauan produk kami di luar China,” ujar Zhang Wei, Direktur Strategi Global BYD, dalam keterangan terpisah.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepanjang tahun 2025, BYD mencatatkan total penjualan kendaraan energi baru (NEV) sekitar 4,6 juta unit. Dari jumlah tersebut, lebih dari 2,2 juta unit merupakan kendaraan listrik murni (battery electric vehicle/BEV), sementara sisanya berasal dari model plug-in hybrid yang masih menjadi tulang punggung penjualan domestik.

Menurut Zhang, kombinasi produk BEV dan plug-in hybrid menjadi kekuatan utama BYD dalam menyesuaikan diri dengan karakteristik pasar di berbagai negara.

“Strategi multi-powertrain memungkinkan kami masuk ke pasar yang infrastrukturnya belum sepenuhnya siap untuk kendaraan listrik murni,” jelasnya.

Ekspor BYD pada 2025 mencakup kendaraan penumpang hingga pikap, dan tercatat melampaui penjualan internasional tahun sebelumnya, menandakan meningkatnya kontribusi pasar luar negeri terhadap total kinerja perusahaan.

Pertumbuhan ini ditopang oleh penguatan kehadiran BYD di Eropa, serta ekspansi agresif di Amerika Latin dan Asia Tenggara. Hingga akhir 2025, produk BYD telah dipasarkan di lebih dari 110 negara dan wilayah.

Tak hanya mengandalkan ekspor dari China, BYD juga mempercepat investasi manufaktur global. Sejumlah fasilitas produksi di Thailand, Uzbekistan, dan Brasil telah mulai beroperasi, sementara pabrik kendaraan penumpang pertama BYD di Eropa yang berlokasi di Hungaria dijadwalkan segera memasuki tahap produksi.

Langkah ini diyakini akan memperkuat daya saing BYD di pasar internasional sekaligus mengurangi hambatan logistik dan tarif di sejumlah negara tujuan.

Berita Terkait

Investasi Emas Makin Diminati, Begini Cara Menjual Emas Tanpa Surat
3 Agency Digital Marketing Indonesia dengan Hasil Terverifikasi, Bukan Sekadar Klaim
Mitos vs Fakta: Apa yang Benar-benar Perlu Anda Ketahui Sebelum Memilih Agency Digital di Indonesia
JustMarkets Hadirkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Perbandingan Forklift Diesel dari Tiga Kapasitas Berbeda, Mana yang Paling Efisien untuk Operasional Logistik Skala Menengah
Pentingnya Sertifikasi Halal bagi Bisnis F&B di Indonesia
Resmi Kantongi Sertifikat Merek DJKI, Whitecyber Perkokoh Legalitas Ekosistem Teknologi dan Riset Nasional
7 Tempat Belanja yang Sudah Menerima Pembayaran QRIS di Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:42 WIB

Investasi Emas Makin Diminati, Begini Cara Menjual Emas Tanpa Surat

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:53 WIB

3 Agency Digital Marketing Indonesia dengan Hasil Terverifikasi, Bukan Sekadar Klaim

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:51 WIB

Mitos vs Fakta: Apa yang Benar-benar Perlu Anda Ketahui Sebelum Memilih Agency Digital di Indonesia

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:09 WIB

JustMarkets Hadirkan Trading Saham SpaceX untuk Klien

Senin, 29 Juni 2026 - 17:35 WIB

Perbandingan Forklift Diesel dari Tiga Kapasitas Berbeda, Mana yang Paling Efisien untuk Operasional Logistik Skala Menengah

Berita Terbaru