in

TPP Eselon Papua Barat Puluhan Juta per Bulan

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Papua Barat,, Jakonias Sawaki.

Businesstoday.id, Manokwari – Tunjangan penambahan penghasilan (TPP) bagi para pejabat eselon di lingkungan pemerintah Provinsi Papua Barat mencapai puluhan juta rupiah per bulan.

“Namun tunjangan itu tidak otomatis cair, bahkan bisa berkurang, tergantung kinerja dan tingkat kehadiran mereka,” kata Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Papua Barat, Jakonias Sawaki di Manokwari, Minggu (8/7/2018).

Ia menyebutkan, rancangan daftar nilai TPP ASN Papua Barat ini sudah di sosialisasikan. Mulai Juli 2018 TPP sudah diberlakukan bagi seluruh ASN untuk setiap jenjang kepangkatan.

“Nanti masih ada perbaikan, tabel itu disosialisasikan untuk memacu kedisiplinan. Kita berharap ada perbaikan tidak hanya kehadiran tapi juga kinerjanya,” katanya.

Jakonias menyebutkan, setiap pegawai bisa mendapat TPP secara penuh jika ia bisa masuk, istirahat dan pulang tepat waktu. Absensi elektronik sudah dirancang sedemikian rupa untuk merekam kehadiran ASN.

Tunjangan ini, kata dia, hanya berlaku bagi ASN yang sudah berstatus sebagai pegawai negeri sipil. Pegawai honorer belum berhak tas tambahan penghasilan tersebut.

“Begitu pula CPNS (calon pegawai negeri sipil). Mereka bisa memperoleh setelah menerima SK PNS,” ujarnya lagi.

Berdasarkan draft atau rancangan TPP Provinsi Papua Barat tahun 2018, penambahan penghasilan bagi pejabat eselon I dirancang sebesar Rp.50 juta perbulan, eselon IIA Rp.35 juta, eselon IIB Rp.25 juta, Eselon III Rp.17,5 juta dan Eselon IV Rp.10 juta.

TPP bagi staf golongan I hingga pejabat fungsional utama dirancang pada kisaran Rp.2,5 juta hingga Rp.8 juta perbulan. Bagi tenaga pendidik nonsertifikasi dirancang sebesar Rp.1,5 juta. Tenaga pendidik yang sudah tersertifikasi Rp.1 juta.

“Saya kurang tahu apa pertimbanganya, kenapa guru hanya memperoleh Rp.1 juta hingga Rp.1,5 juta. Harusnya lebih besar karena tugas mereka sangat berat,” pungkasnya. (ban)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *