in

Stok BBM dan LPG di Lokasi Bencana Sulbar dan Kalsel Dipastikan Aman

Gas LPG. /Dok. migas.esdm.go.id.

BUSINESS TODAY – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan masyarakat di sektiar lokasi bencana gempa bumi Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat dan bencana banjir Kalimantan Selatan tidak perlu khawatir terkait pemenuhan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG).

Pasokan bahan bakar tersebut tercukupi untuk kebutuhan masyarakat pascapemulihan bencana.

“Setelah koordinasi dengan Pertamina, kami menjamin BBM dan LPG di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan aman,” kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi di Jakarta, Minggu 17 Januari 2021.

Berdasarkan laporan dari Pertamina, sambung Agung, telah disiapkan 2 unit mobil storage atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kantong berkapasitas masing-masing 16 kilo liter di wilayah Malunda Majene dan Tapalang Mamuju Sulawesi Barat sehari setelah bencana gempa dengan magnitudo 6,5 SR.

Nantinya, 2 SPBU kantong tersebut akan mengoptimalkan pelayanan akan pendistribusian BBM di 17 SPBU di wilayah Mamuju dan Majene Sulawesi Barat. Sementara untuk di Kalaimantan Selatan, Pertamina juga menambah pasokan BBM untuk Terminal BBM (TBBM) Pulang Pisau sebanyak 48 KL (8%) dan TBBM Kotabaru sebanyak 78 KL (11%).

Bahkan 111 SPBU area Kalsel pun tetap beroperasi untuk memenuhi BBM masyarakat.

Untuk pemenuhan kebutuhan LPG, penambahan pasokan juga dilakukan dari Depot LPG Balikpapan ke Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Kab. Tanah Laut dan Tanah Bumbu sebanyak 78 Metrik Ton (26.000 tabung) atau 18,6% penyaluran normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *