in

Sinergi BUMN Pastikan Ketersediaan Pasokan Material Pascagempa

Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra.

Businesstoday.id, Jakarta – Kementerian BUMN memastikan perusahaan milik negara terus bersinergi untuk menjamin ketersediaan material bahan bangunan yang dibutuhkan dalam rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa di kawasan Nusa Tenggara Barat.

“Paling tidak yang dilakukan BUMN hingga saat ini adalah terkait ketersediaan material untuk rekonstruksi pascagempa,” kata Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra dalam diskusi di Jakarta, Senin (27/8/2018).

Hambra mencontohkan bahwa Kementerian BUMN telah meminta Semen Indonesia untuk menyalurkan semen dan berbagai barang terkait serta kepada Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Persero untuk menjadi penyalur di wilayah tersebut.

Tidak hanya material bangunan, BUMN juga memastikan ketersediaan seperti beras oleh Bulog, listrik melalui perbaikan yang terus menerus dilakukan PLN, serta pasokan BBM dari Pertamina.

Salah satu konsentrasi atau fokus yang dihadapi pihaknya adalah memastikan bahwa tidak ada yang memanfaatkan dengan menaikkan harga pascagempa.

Sebelumnya, sinergi BUMN juga telah dilakukan saat mengirimkan material bangunan berupa 33 ton baja lapis seng untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan masyarakat yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Barat.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan bantuan material bahan bangunan ini diberikan oleh PT Krakatau Steel Tbk sebanyak 20 ton dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) sebanyak 13 ton.

“Pengiriman material ini juga dimaksudkan untuk menekan lonjakan harga serta kelangkaan bahan bangunan di daerah bencana Lombok,” katanya.

Pengiriman material baja lapis seng itu menggunakan pesawat bantuan dari Perancis, yaitu Airbus A400 yang diberangkatkan dari lapangan udara Halim Perdana Kusuma.

Sementara pengiriman material dari PPI sendiri akan dilakukan melalui kerja sama dengan TNI Angkatan Udara.

Sebelumnya, tidak hanya memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok bagi para korban gempa, sejumlah BUMN yang bergerak di bidang usaha jasa transportasi pun turut aktif dalam memaksimalkan mobilitas masyarakat dan pengiriman logistik bantuan.

Seperti yang dilakukan PT Pelni (Persero) misalnya. Perusahaan pelayaran ini menyiapkan kapal motor (KM) Egon sebagai sarana transportasi untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan dari Surabaya ke Lombok, NTB.

Pengiriman bantuan dapat dilakukan secara langsung melalui Pelni Cabang Surabaya di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya tanpa dipungut biaya atau gratis. Kemudian Pelni juga turut menyiapkan dua kapal guna membantu evakuasi warga Lombok, Gili Terawangan ke Benoa, Bali. Dua kapal tersebut masing-masing KM Binaiya dan KM Tilongkabila.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) juga mengerahkan dua armadanya, yakni KMP Portlink II dan KMP Madani untuk membantu proses evakuasi para korban terdampak gempa bumi yang berada di kawasan wisata Gili Trawangan.

Selain bantuan dalam proses evakuasi, PT ASDP juga memfasilitasi penyeberangan kendaraan ambulance dan truk pengangkut bantuan makanan secara gratis, dari Jawa dan Bali yang akan menuju Lombok. (mrr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *