in

Realisasi Pembayaran PBB P2 Barut 5,40 Persen

Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Barito Utara, Aswadin Noor.

Businesstoday.id, Muara Teweh – Realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah periode Januari-Juni 2018 baru Rp181 juta atau 5,40 persen dari target Rp3,3 miliar.

“Realiasasi penerimaan PBB-P2 dari sembilan kecamatan di Barito Utara ini masih belum optimal,” kata Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Barito Utara (Barut), Aswadin Noor di Muara Teweh, Senin (9/7/2018).

Menurut Aswadin Noor, hingga triwulan kedua realisasi PBB P2 baru pada sektor perkotaan yakni Rp181 juta atau 5,48 persen dari target Rp2,7 miliar, sedangkan sektor perdesaan yang ditargetkan Rp558,6 juta masih belum ada penerimaan.

Saat ini, pemerintah Kabupaten Barito Utara telah meluncurkan PBB P2 di daerah setempat yang bisa dilakukan secara online melalui sms banking.

“Pembayaran PBB P2 secara online ini untuk memudahkan masyarakat untuk membayar tanpa harus datang ke tempat pembayaran, cukup melalui sms banking Bank BRI Muara Teweh,” katanya.

Aswadin Noor mengatakan, meski ada pembayaran secara online, namun pihaknya tetap membuka loket pembayaran secara manual di Kantor Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah setempat atau bisa juga ke Bank BRI.

PBB P2 merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah yang potensial sebagai sumber pembiayaan kegiatan pemerintahan maupun pembangunan daerah serta upaya mensejahterakan masyarakat.

Terkait dengan hal itu, penciptaan dan pengelolaan PBB P2 sangat diperlukan tata kelola yang baik dan profesional, di antaranya adalah data PBB P2 yang akurat dan valid.

“Untuk itu kami melakukan pemutakhiran data PBB P2 , termasuk validasi data piutang PBB P2 dengan melibatkan para Ketua RT di daerah ini,” katanya. (kas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *