in

Realisasi APBN di Riau 41,9 Persen

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau mencatat realisasi penyerapan APBN di wilayahnya hingga 27 Juli 2018 mencapai 41,9 persen dari Rp8,45 triliun.

Businesstoday.id, Pekanbaru – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau mencatat realisasi penyerapan APBN di wilayahnya hingga 27 Juli 2018 mencapai 41,9 persen dari pagu Rp8,45 triliun.

“Serapan anggaran tahun ini masih rendah hanya 41,9 persen dibandingkan tahun 2017 dalam kurun waktu yang sama mencapai 47,2 persen,” kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau Tri Budhianto pada acara temu media di Pekanbaru, Selasa (31/7/2018).

Ia menjelaskan rendahnya realisasi serapan terjadi pada belanja modal dan bantuan sosial (bansos).

Dikatakan Tri, selisih realisasi terbesar terjadi pada belanja modal, yang disebabkan adanya kenaikan porsi menjadi 24 persen dari semula 19 persen pada 2017.

Rendahnya belanja bansos disebabkan karena masih dalam tahap verifikasi penerima beasiswa semester satu pada UIN Suska dan tahap pelatihan pada Dinas Sosial Riau.

Kemudian, adanya kegagalan dalam proses lelang pengadaan barang dan jasa di wilayah Riau akibat kesalahan dan pergantian aturan.

“Kendala teknis rendahnya serapan juga bisa akibat gagal lelang,” ujar Tri.

Selain itu, sambung dia hal ini bisa juga akibat tidak disiplinnya pegawai dalam anggaran.

“Ini kondisi internal terkait disiplin anggaran, misalkan awal tahun dinas tidak menggesa penyusunan anggaran, padahal sudah seharusnya dirancang kapan menyusun program, pencairan bahkan kami sudah mitigasi sanksinya,” tutur dia.

Namun, sambung dia, selalu saja ada kelalaian, karenanya pihak kantor perbendaharaan Riau tidak akan bosan mengawal penyerapan ini.

“Kami kunjungi dan hubungi dinas untuk menyegerakan,” tambahnya.

Dari data yang berhasil dirangkum antara besaran pagu APBN Riau pada 2018 meningkat dari Rp1,8 triliun pada 2017 menjadi Rp8,45 triliun.

Sementara penyerapan anggaran pada 2017 mencapai 93 persen melampaui target tahunan sebesar 90 persen. (faz/ver)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *