in

Rabu Ini, Sriwijaya Air Terbang Lagi dengan Mengikuti Protokol Kesehatan

Seluruh protokol yang dijalankan dengan sangat ketat. (Foto : Instagram @sriwijayaair)

Businesstoday.id, Jakarta – Sriwijaya Air akan kembali membuka layanan penerbangan mulai Rabu (13/5/2020). Tentu dengan mengikuti ketentuan dan syarat yang telah ditetapkan oleh pihak regulator penerbangan Indonesia. Sriwijaya Air mengikuti Garuda Indonesia, dan Lion Air yang lebih dahulu mengudara di tengah pagebluk virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (covid-19).

Dalam siaran pers yang dikutip Minggu (10/5/2020), Direktur Utama Sriwijaya Air,Jefferson Jauwena, menjelaskan, layanan penerbangan domestik Sriwijaya Air Group ini ditujukan bagi pelanggan yang memenuhi persyaratan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Itu tercantum dalam Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 yang mengatur kebijakan mengenai larangan aktivitas mudik.

Juga sesuai Surat Edaran Nomor 31 Tahun 2020 oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan tentang Pengaturan Penyelenggaraan Transportasi Udara Selama Masa Dilarang Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Jefferson menyebutkan, dengan kedua panduan tersebut, Sriwijaya Air Group hanya akan melayani pelanggan yang melakukan perjalanan kedinasan, repatriasi WNI/pelajar/pekerja migran/pemulangan orang dengan alasan khusus, pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat dan pelanggan yang keluarganya sakit keras atau meninggal dunia. Semua harus tetap menjalankan protokol kesehatan.

Jefferson menyampaikan, pelanggan diharapkan melengkapi berbagai dokumen perjalanan yang harus ditunjukkan saat pembelian tiket. Antara lain, surat keterangan sehat dan bebas Covid-19 dari rumah sakit/instansi kesehatan. Lalu, surat tugas dari kantor maupun instansi terkait, surat pernyataan perjalanan dan berbagai dokumen pendukung lainnya.

Calon pelanggan harus bisa menunjukkan kelengkapan dokumen fisik saat melakukan check-in di counter Sriwijaya Air Group. Seluruh protokol yang dijalankan dengan sangat ketat itu, untuk memastikan tidak ada pelanggan yang bepergian untuk keperluan mudik Lebaran.

“Mengingat ketatnya proses verifikasi penumpang di bandara, kami himbau pelanggan Sriwijaya Air Group untuk hadir 3 jam sebelum penerbangannya,” kata Jefferson. (emi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *