in

PM Inggris dan Presiden Perancis Menolak Liga Super Eropa Pengganti Liga Champion

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. /Instagram.com/@borisjohnsonuk

BUSINESS TODAY – Dua kepala negara Eropa masing-masing Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menentang rencana kompetisi Liga Super Eropa.

European Super League atau Liga Super Eropa oleh UEFA diproyeksikan menjadi pengganti Liga Champions.

Johnson melalui Twitter pribadinya, @BorisJohnson, menuliskan: “Liga Super Eropa akan sangat merusak sepak bola dan kami mendukung tindakan yang akan dilakukan otoritas sepak bola.”

Baca Juga: Via Valen Mengaku Tidak Bisa Memilikinya Meskipun Dia Sangat Setia, Bikin Netizen Baper

Agenda ini, kata mereka, akan menyakiti liga-liga domestik dan menjadi perhatian para penggemar sepak bola di seluruh negeri.

Baca Juga: PTM Terbatas Harus Dipersiapkan dengan Matang, Epidemiolog Sarankan Ini

Manajemen klub-klub harus menjawab pertanyaan para fan sebelum mengambil langkah lebih jauh.

Baca Juga: Tolak Permen Soal Benih Lobster Era Edhy Prabowo, Begini Permintaan Pengamat buat KKP

Rencana UEFA membentuk kompetisi Liga Super Eropa juga mendapat kecaman dari Emmanuel Macron, Presiden Perancis.

Baca Juga: Begini Kesiapan Polisi Hadang Para Pemudik Nekat, Jalur Tikus Pun Tak Akan Bisa Lolos

Dia menghargai langkah klub-klub Perancis, karena telah menolak berpartisipasi dalam liga tersebut.

Menurut Reuter, pihak Istana Kepresidenan Prancis Elysee menyatakan bahwa, “Presiden menyambut baik posisi klub-klub Perancis menolak berpartisipasi dalam proyek Liga Super Eropa yang mengancam prinsip solidaritas dan olahraga.”

Disebutkan bahwa Prancis mendukung langkah LFP, FFF, UEFA dan FIFA untuk melindungi integritas setiap kompetisi, baik nasional maupun di Eropa.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikel PM Inggris dan Presiden Perancis Menolak Liga Super Eropa Pengganti Liga Champion

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *