in

Petani Berharap Harga Cengkih Sentuh Rp150.000/Kg

Petani cengkih di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berharap harga perdagangan komoditas yang dijuluki emas cokelat ini dapat menyentuh harga Rp150.000 per kilogram.

Businesstoday.id, Manado – Petani cengkih di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berharap harga perdagangan komoditas yang dijuluki emas cokelat ini dapat menyentuh harga Rp150.000 per kilogram.

“Harga ini dinilai wajar untuk mengimbangi biaya pertanian yang terus naik,” kata Wakil Ketua Asosiasi Petani Cengkih Indonesia (APCI) Sulut Adrian Sembel di Manado, Kamis (23/8/2018).

Dia mengatakan petani memiliki kerinduan harga cengkih bisa sama dengan harga pada saat 2014.

Sebab kata dia, jika melihat harga pembelian pada awal Agustus 2018, harga rata-rata pembelian di Kota Manado sudah jatuh di bawah Rp100.000 per kg menjadi Rp95.000 per kg.

Bahkan harga pembelian langsung di tingkat petani di desa-desa bisa lebih murah dari Rp90.000 per kg.

Padahal, kata dia berdasarkan perhitungan, biaya pengeluaran petani dalam setiap satu kilogram cengkih kering bisa menyentuh Rp92.000. Pengeluaran ini sudah termasuk dengan biaya buruh, makanan, terpal untuk menjemur, dan perlengkapan lainnya hingga transportasi.

“Hitung-hitungannya dengan harga saat ini petani tidak akan mendapat untung,” paparnya.

Karena itu, lanjut dia, pemerintah daerah perlu membantu melobi pemerintah pusat untuk mengeluarkan kebijakan strategis terkait penurunan harga salah satu komoditi andalan di Sulut.

“Pemerintah daerah harus campur tangan atas penurunan harga cengkih, bantulah petani di daerah sendiri,” katanya.

Dia mengatakan meskipun tidak semua warga Sulut memiliki kebun cengkih, komoditas ini dinilai mampu memberikan kontribusi sekira 60 persen dari perputaran ekonomi daerah.

Dampak ekonomi dari perputaran uang dari hasil cengkih sangat besar, karena selain petani, perputaran uang dari cengkih dapat dirasakan pedagang, pemilik kendaraan angkutan, dealer mobil dan motor, toko bangunan, dan sebagainya, katanya. (nlt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *