in

Peresmian Terminal Baru Bandara se-Indonesia Dipusatkan di Kalteng

Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Fahrizal Fitri.

Businesstoday.id, Palangka Raya – Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri mengatakan peresmian terminal baru bandara seluruh Indonesia rencananya akan dipusatkan di Kota Palangka Raya pada 7 Februari 2019 mendatang oleh Presiden Joko Widodo.

“Semua bandara yang belum diresmikan dan selesai dibangun pada tahun 2018, akan dipusatkan di Palangka Raya. Namun saya tidak mengetahui jumlah bandara lainnya yang juga akan diresmikan,” kata Fahrizal Fitri di Palangka Raya, Rabu (16/1/2019).

Hal ini merupakan sebuah kebanggan bagi daerah dan masyarakat, apalagi kemegahan terminal baru Bandara Tjilik Riwut akan dilihat banyak pihak sebagai pintu gerbang Kalimantan Tengah (Kalteng).

Fahrizal menjelaskan, semua usulan yang telah disampaikan oleh pemerintah provinsi kepada pengelola bandara telah diterima. Saat ini hanya tinggal menunggu pengaturan tata letak usulan tersebut di bandara.

“Untuk masalah ini masih menunggu kedatangan unit divisi bidang komersil dari PT Angkasa Pura II untuk melakukan penentuan lokasi dan realisasi usulan,” ujarnya kepada awak media.

Ada sebanyak delapan usulan yang diterima, yakni pemasangan foto Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng pada bagian dalam dan luar gedung, pemasangan foto dan riwayat berdirinya Kalteng oleh Gubernur Tjilik Riwut serta pemasangan videowall dan videotrone pada terminal kedatangan maupun keberangkatan.

Kemudian disediakannya toko ataupun ruang promosi khas daerah yang dikelola oleh Dekranasda, Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Tengah, tersedianya pusat informasi yang menghadirkan putra-putri Dayak sebagai penerima tamu pada terminal kedatangan serta tersedianya toilet ramah difabel.

Pihaknya juga mengusulkan pemasangan foto orangutan di bagian dalam gedung sebagai promosi wisata daerah Kalteng, baik di Taman Nasional Tanjung Puting maupun Sebangau, hingga penyediaan tempat penampilan musik karungut.

“Usulan yang telah disepakati tersebut, diharapkan segera terealisasi agar saat kunjungan presiden semuanya sudah dapat terpenuhi,” ungkap Fahrizal.

Pemerintah provinsi ingin terminal bandara yang baru menjadi salah satu ikon daerah, sehingga setiap penumpang yang datang kesana langsung mengenali identitas Kalteng dari tampilannya, baik di bagian dalam maupun luar bandara. (mah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *