in

PELNI Bagikan 200 Jaket Keselamatan Di Balikpapan

Para motoris speedboat dari Kampung Baru Ulu, Baru Tengah, dan Baru Ilir berfoto bersama dengan mengenakan jaket keselamatan yang mereka dapatkan dari program CSR PT Pelni.

Businesstoday.id, Balikpapan – PT Perusahaan Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero membagi-bagikan 200 jaket keselamatan kepada para motoris speedboat di Kampung Baru Ulu, Balikpapan.

“Agar kita semua, terutama para motoris dapat mengingatkan penumpang hal keselamatan ini,” kata Direktur Keuangan Pelni Tri Andayani.

Kewajiban mengenakan jaket keselamatan di pelayaran atau tranportasi air sama dengan kewajiban mengenakan helm pada pengendara dan pembonceng motor di darat.

Asumsi yang melatarinya juga sama, bahwa kecelakaan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja dan bisa melibatkan siapa saja.

Jaket keselamatan meningkatkan kemungkinan selamat bagi para penggunanya seandainya terjadi kecelakaan atau insiden yang membuat orang harus meninggalkan perahu atau kapal dan menceburkan diri ke air.

Jaket keselamatan membuat orang tetap mengapung di air walaupun tidak menggerakkan tangan dan kaki.

Warnanya yang terang juga memungkinkan pengguna jaket keselamatan mudah terlihat dan bisa segera ditolong.

Ke-200 jaket keselamatan yang dibagikan di Balikpapan bagian dari 1.500 unit yang dibagi ke-6 kota Indonesia.

Selain Balikpapan, juga dibagi ke Makassar, selanjutnya menyusul di Manado, Ambon, Surabaya, dan Kupang.

Kota-kota ini adalah di mana kapal-kapal Pelni sandar untuk mengantar dan menjemput penumpang.

Speedboat atau perahu bermesin lainnya adalah moda transportasi lanjutan.

Menurut Andayani, Pelni dan pelayaran rakyat (Pelra) tidak dapat dipisahkan.

Pelra menjadi mitra untuk mengantar penumpang dari dan ke pulau-pulau terpencil, tertinggal, terdepan dan perbatasan (T3P) dengan pelabuhan dimana kapal Pelni sandar.

“Mereka berlayar menggunakan kapal atau perahu ukuran kecil yang sangat perlu mendapat perhatian keselamatannya. Karena itulah Pelni sebagai program dari Tanggung jawab Sosial Perusahaan (CSR, corporate social responsibilities) membagi-bagikan jaket keselamatan ini,” sambung Andayani.

“Kami sangat berterimakasih,” kata Aco, motoris dari Kampung Baru Ulu.

Kalau harus mengadakan sendiri jaket keselamatan dengan kualitas seperti dibagikan Pelni, tak kurang dari Rp250.000 perbuah pelampungnya.

Satu motoris mendapatkan 6 jaket berwarna oranye itu, sesuai dengan jumlah penumpang yang diizinkan dibawa speedboat.

Selain membagi-bagikan pelampung keselamatan, Pelni juga menyelenggarakan kegiatan CSR di bidang pendidikan di Bau-bau, Sulawesi Tenggara untuk meningkatkan kualitas guru madrasah pada awal 2018. (nov)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *