in

Nelayan Banten Diminta Ikut Awasi Pelabuhan “Tikus”

Direktur Polair Polda Banten, Kombes Pol Nunung Syaifuddin.

Businesstoday.id, Cilegon – Direktur Polair Polda Banten, Kombes Pol Nunung Syaifuddin meminta para nelayan setempat ikut mengawasi pelabuhan “tikus” guna mencegah terjadinya penyelundupan narkoba dan aksi kejahatan lainnya masuk ke wilayah Banten.

Pernyataan itu disampaikan Syaifuddin di Merak, Cilegon, Banten, Senin (26/11/2018), terkait kembali terjadinya aksi penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 40 kilogram yang dikemas dalam karung di Desa Argawana, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang.

Penyelundupan barang haram itu, dilakukan oleh dua warga negara asing asal China yang diduga dari wilayah Lampung, dengan melibatkan dua nelayan Bojonegara sebagai kuli angkut yang disewa perahunya. Penyelundupan ini digagalkan petugas kepolisian dari Polres Metro Jakarta Barat, selasa (20/11) , saat masuk melalui jalur pelabuhan tikus.

Nunung Syaifuddin mengaku, membantu proses penyergapan yang dilakukan petugas kepolisian Polres Metro Jakarta Barat yang telah melakukan pengintaian sebelumnya.

“Kalau kaitannya dengan narkoba kemarin sebenarnya kami membantu proses penyergapan,” katanya.

Guna mewaspadai kembali terjadinya penyelundupan melalui pelabuhan tikus yang merupakan pangkalan perahu nelayan sekitar, pihaknya mengaku akan melakukan kegiatan antisipasi melalui pendekatan dan pembinaan terhadap nelayan sekitar.

“Kami yakin pelabuhan tikus dengan garis pantai kita yang cukup panjang, masih cukup banyak peluang barang haram bisa masuk, upaya kita adalah meningkatkan kepedulian masyarakat itu yang perlu terutama nelayan, kita sedang melakukan penggalangan pendekatan kepada nelayan sebagai mata telinga kita,” ujarnya. (sum)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *