in

Menteri ESDM Paparkan Skema Perhitungan Pajak Karbon, Pengaruhi Tambahan Biaya dan Harga

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. /Dok. esdm.go.id.

BUSINESS TODAY – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan penerapan pajak karbon (carbon tax) punya pengaruh pada tambahan biaya dan harga baik di sektor hulu dan hilir bagi pemasar energi yang menghasilkan karbon.

“Ini tentu akan menyebabkan kenaikan harga baik di sisi hulu maupun di hilir bagi pemasar yang menghasilkan karbon”, kata Arifin Tasrif dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR seperti dikutip Hallo.id dari laman resmi ESDM.

Arifin menyampaikan hasil exercise internal Kementerian ESDM dengan menujukkan tiga skema perhitungan dasar atas penerapan pajak karbon di sektor energi, yakni USD 2 per ton (Rp30/kg CO2e), USD 5 per ton (Rp75/kg CO2e), dan USD 10 per ton (Rp150/kg CO2e).

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di dalam artikelĀ Menteri ESDM Paparkan Skema Perhitungan Pajak Karbon, Pengaruhi Tambahan Biaya dan Harga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *