in

Mendag Rencanakan Revitalisasi Pasar Induk di Pidie

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita.

Businesstoday.id, Pidie – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita berencana merevitalisasi Pasar Induk Keramat Dalam Kota Sigli, Pidie, Aceh, saat melakukan kunjungan kerja ke pasar tersebut.

“Jadi kami berkunjung atas perintah Bapak Presiden Joko Widodo, kemudian tidak mungkin kita diamkan saja pasar ini. Nanti kita lihat untuk ikut program revitalisasi pasar,” kata Enggar di Pidie, Aceh, Senin (25/3/2019).

Menurut Mendag, revitalisasi pasar tradisional di Pidie akan masuk program Kemendag tahun 2019 ini. Selain melakukan perbaikan pasar secara fisik, Enggar juga menyampaikan bahwa Kemendag akan meningkatkan kemampuan para pedagang yang berjualan di pasar tersebut.

“Jadi, pemerintah melalui Presiden Jokowi mengatakan agar bukan hanya fisiknya saja yang direvitalisasi, tapi juga pedagangnya,” ungkap Mendag.

Untuk itu Kemendag akan mempersiapkan pembinaan agar para pedagang mampu meningkatkan usahanya, salah satunya yakni dengan membuka akses Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Jadi nanti kita persiapkan, antara lain KUR, sehingga mereka usahanya bisa lebih maju lagi,” ujar Enggar.

Terkait harga kebutuhan pokok, Mendag menambahkan, harga komoditas di pasar Pidie relatif stabil, meskipun terjadi sedikit kenaikan.

Misalnya, harga bawang putih yang naik menjadi Rp25.000 per kilogram dari Rp20.000 per kilogram. Demikian pula dengan bawang merah. “Kalau di sini harga relatif stabil, tidak ada kenaikan yang meloncat-loncat,” kata Mendag.

Program revitalisasi pasar rakyat merupakan program pemerintah yang tertuang pada Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Presiden Jokowi mencanangkan revitalisasi sebanyak 5.000 pasar rakyat di seluruh penjuru Indonesia, terutama yang ada di pelosok-pelosok.

Hingga 2018, jumlah pasar yang telah direvitalisasi Kementerian Perdagangan telah mencapai 4.211 pasar rakyat. (spg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *