in

Kapan Menteri BUMN dan Pertamina Holding Beri Kartu Merah PGN?

Menteri BUMN Erick Thohir bersama Basuki Tjahja Purnama alias Ahok di Kementerian BUMN,(Foto: Dok. Kementerian BUMN)

Businesstoday.id – Prilaku Dirut PT PGN Tbk Suko Hatono patut disesalkan yang terbukti benar telah mengadakan pertemuan dengan Dirut PT Isargas dan Djauhar Maulidi Dirut PT Rukun Raharja Tbk sekitar akhir bulan September 2020.

Hal itu sesuai pengakuannya di dalam berita majalah Gatra terkini 15-21 Oktober 2020 edisi “Anak & Mantu Megawati di Blok Rokan”, maka pertemuan itu
dapat diklasifikasikan pelanggaran berat terhadap GCG (Good Corporate Governance) sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri BUMN nomor 1 tahun 2011.

Patut diduga pertemuan itu telah terjadi konflik kepentingan antara hubungan dekat secara pribadi Suko dengan Iswan Ibrahim, karena Suko sempat beberapa bulan berkarir di PT Isagar paska dicopot dari Dirut Pertagas pada 16 Mei 2018.

Pasalnya, Iswan sebagai Dirut PT Isagar adalah sebagai kompetitor Djauhar sebagai Dirut PT Rukun Raharja masih dalam proses beauty contest yang sedang dilakukan Pertagas hingga saat ini, sehingga pertemuan itu adalah bed contest.

Tanpa bermaksud menuduh, maka peran Suko sebagai Dirut PGN sangat bisa mengintervensi dan menolak atas segala keputusan yang telah ditetapkan oleh Pertagas dalam mengusulkan mitra investasi terpilih ke PGN untuk membiayai 25% dari nilai USD 300 juta, karena usulan itu harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan Dirut PGN untuk bisa ditetapkan sebagai mitra investasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *