in

IHSG Menguat Antisipasi Investor Terhadap “Window Dressing”

IHSG menguat seiring antisipasi investor terhadap fenomena "window dressing" menjelang akhir tahun.

Businesstoday.id, Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (26/11/2018), ditutup menguat seiring antisipasi investor terhadap fenomena “window dressing” menjelang akhir tahun.

IHSG BEI ditutup menguat sebesar 16,57 poin atau 0,28 persen menjadi 6.022,77. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 3,12 poin atau 0,33 persen menjadi 962,94.

“Saat ini IHSG sedang berada dalam fase konsolidasi menjelang akhir tahun sehingga pergerakannya bervariasi, namun cenderung menguat,” ujar pengamat pasar modal Aria Santoso di Jakarta, Senin.

Windows Dressing adalah strategi yang dilakukan oleh manajer investasi maupun perusahaan terbuka untuk mempercantik portofolio atau performa laporan keuangan sebelum ditampilkan kepada para pemegang saham.

Menurut dia, fenomena window dressing tahun ini akan muncul sehingga potensi bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan cukup terbuka.

Biasanya, lanjut dia, investor akan mengakumulasi saham-saham yang memiliki kinerja positif dan aksi itu dilakukan nyaris serentak oleh investor.

“Dengan didukung kinerja emiten yang positif ditambah fenomena window dressing maka tren pergerakan IHSG masih akan positif ke depannya,” katanya.

Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada hari ini (26/11) sebanyak 430.303 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 9,60 miliar lembar saham senilai Rp7,28 triliun. Sebanyak 177 saham naik, 215 saham menurun, dan 128 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei menguat 165,44 poin (0,76 persen) ke 21.812,00, indeks Hang Seng menguat 448,50 poin (1,73 persen) ke 26.376,18, dan indeks Strait Times menguat 40,89 poin (1,34 persen) ke posisi 3.093,38. (zub)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *