in

Geo Dipa Targetkan Pertumbuhan Produksi 10 % pada Tahun 2018

Businesstoday.id, Jakarta – Pada akhir tahun 2018, perusahaan BUMN panas bumi PT Geo Dipa Energi (Persero) menargetkan pertumbuhan produksi sebesar 10 persen. Setelah akhir tahun 2017 ini berhasil meningkatkan 30 %.

“Geo Dipa siapkan survey WKP Candi Umbul Telomoyo dan Arjuno Welirang”

“Geo Dipa masih melihat adanya opportunity di lapangan panas bumi, khususnya Dieng karena dirasa masih belum optimum,” kata Direktur Utama Geo Dipa Riki Ibrahim, pada saat pergantian tahun di Dieng, Wonosobo (1/1/2018).

Akhir tahun 2017 ini, realisasi produksi Pembangkitan Unit Patuha untuk tahun mencapai rata-rata 56 MW, sedangkan PLTP Unit Dieng berhasil meningkatkan performanya menjadi rata-rata 44 MW dibanding tahun 2016 yang mencapai rata-rata 37 MW.

Berarti, melalui Patuha dan Dieng unit I memberikan realiasi produksi listrik sebesar 763 GWh, atau memberikan kenaikan 30% dibanding realisasi produksi listrik tahun 2016 yang sebesar 586 GWh. 

Memasuki tahun 2018 ini, menurut Riki Ibrahim, Geo Dipa mengusung tema “Improvement Asset Quality Through Excellence Maintenance”, sebagai fokus kinerja perusahaan.

“Karena itu, Geo Dipa akan menggenjot produksi PLTP Dieng I dan Patuha I, serta optimalisasi pengembangan lainnya,” katanya.

Riki menjelaskan, Geo Dipa akan melanjutkan proses persiapan eksplorasi bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), Kementerian ESDM (EBTKE), serta Kementerian Keuangan untuk Prospek Area panas Bumi Candradimuka, di Dataran Tinggi Dieng.

“Geo Dipa juga menyiapkan proses survey pendahuluan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) baru penugasan pemerintah, yaitu WKP Candi Umbul Telomoyo dan Arjuno Welirang,” kata Riki.

Langkah lainnya adalah memperbaharui studi kelayakan Proyek Patuha 2,3 dan Dieng 2,3, yang meliputi study well targetting dan cadangan lapangan pengembangan Lapangan Panas Bumi Dieng dan Patuha. (bud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *