in

Festival Teluk Jailolo Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Festival Teluk Jailolo.

Businesstoday.id, Ternate – Penyelenggaraan Festival Teluk Jailolo (FTJ) di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, setiap tahunnya memberi kontribusi besar terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dari dalam dan luar negeri ke kabuapten itu.

“Melalui FTJ yang digelar setiap tahun sejak 2008, potensi pariwisata Halmahera Barat dikenal luas wisatawan di dalam dan luar negeri yang kemudian mendorong mereka berkunjung ke daerah ini,” kata Bupati Halmahera Barat Danny Missy di Ternate, Minggu (7/4/2019).

Jumlah kunjungan wisatawan di Halmahera Barat pada 2018 tercatat 25.000 orang, sedangkan pada 2019 ini ditargetkan mencapai 30.000 orang, yang sebagian di antaranya diharapkan datang saat penyelenggaraan FTJ 2019, yakni tanggal 23-29 Juni 2019.

Menurut Bupati, bertambahnya jumlah hotel dan rumah makan serta berbagai usaha yang terkait dengan pariwisata di Halmahera Barat tidak terlepas dari pengaruh penyelenggaraan FTJ setiap tahunnya di daerah itu.

Di Halmahera Barat kini tercatat 25 hotel dan diupayakan bisa bertambah menjadi 35 hotel, sedangkan rumah makan sebanyak 30, yang setiap tahunnya memberi kontribusi signifikan terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Usaha ekonomi kreatif seperti penjualan kuliner dan produk kerajinan, menurut Bupati Danny Missy, dalam setiap penyelenggaraan FTJ juga selalu meraup pendapatan besar.

Penjual pisang goreng mulu bebe misalnya, salah satu kuliner khas Halmahera Barat dalam setiap penyelenggaraan FTJ bisa memperoleh pendapatan jutaan rupiah per hari, yang pada hari biasanya paling tinggi Rp500.000.

Bupati mengatakan, pada penyelenggaraan FTJ 2019 ini sejumlah kegiatan dilaksanakan di sejumlah wilayah di luar lokasi pusat penyelenggaraan FTJ dengan tujuan penyelenggaraan kegiatan itu dapat memberi dampak langsung kepada masyarakat di wilayah setempat.

FTJ 2019 yang merupakan salah satu dari 100 kegiatan pariwisata Kementerian Pariwisata akan menyuguhkan berbagai kegiatan menarik, di antaranya kekhasan budaya dari tujuh suku asli di daerah itu. (ode)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *