in

Ekonom : Pemerintah Harus Utamakan Kemanusiaan Ketimbang Ekonomi

Para tenaga media saat tangani pasien corona. (Foto : Instagram @coronaviruss)

Businsstoday.id, Jakarta – Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menganjurkan pemerintah harus menerapkan kebijakan at all cost (bagaimanapun caranya) mempercepat pengobatan dan pencegahan penularan virus corona (Covid-19) lebih luas.

Termasuk di antaranya, pengadaan alat kesehatan penunjang pemeriksaan, ruang isolasi, dan Alat Pelindung Diri (APD). Selain itu, menggratiskan biaya pemeriksaan baik yang terbukti maupun tidak.

“Ataupun hal-hal yang bersifat pencegahan seperti pembagian masker murah dan sebagainya,” kata Faisal dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Minggu (29/3/2020).

Kebijakan ini memang akan membebani pemerintah dan berpotensi menimbulkan konsekuensi pembengkakan defisit anggaran sejalan dengan pendapatan APBN yang juga turun tajam. Namun, Faisal menekankan, perhitungan kemanusiaan semestinya harus lebih dikedepankan dibandingkan kalkulasi ekonomi yang masih dapat ditanggulangi sejalan dengan pulihnya ekonomi masyarakat.

Pemerintah harus membuka peluang untuk membuat terobosan kebijakan baru. Di sisi fiskal, opsi pelebaran defisit anggaran melebihi yang batas yang ditetapkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 203 tentang Keuangan Negara diperlukan. Hal ini mengingat semakin banyaknya kebutuhan belanja negara untuk memberikan insentif kepada perekonomian.

Di sisi moneter, Faisal mengatakan, otoritas keuangan Indonesia perlu mencontoh otoritas moneter beberapa negara yang aktif terjun memberikan insentif. Khususnya ketika kebijakan suku bunga acuan dan beragam kebijakan konvensional tidak bekerja secara optimal seperti sekarang. (rep) #mediamelawancovid19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *