in

Ditargetkan November 2018, Menteri PUPR Tinjau Jembatan Musi IV

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

Businesstoday.id, Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau kemajuan pembangunanJembatan Musi IV yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Ditjen Bina Marga di Palembang, Sumatra Selatan.

“Infrastruktur jembatan, flyover dan underpass disamping memperlancar arus lalu lintas juga perlu dibuat indah, dengan memasukan elemen budaya lokal sehingga bisa menjadi kebanggaan masyarakat dan menambah estetika kota,” kata Menteri Basuki dalam siaran pers Kementerian PUPR yang diterima di Jakarta, Minggu (26/8/2018).

Peninjauan itu dilakukan dengan perahu menyusuri Sungai Musi yang ramai dengan lalu lintas kapal barang dan penumpang, sekaligus melintasi bagian bawah jembatan.

Ia mengucapkan, kehadiran jembatan yang berada diatas Sungai Musi ini sudah sangat ditunggu masyarakat Sumatera Selatan karena akan mengurangi beban lalu lintas Jembatan Ampera dan mendukung kelancaran mobilitas keluar masuk Metropolitan Palembang.

Jembatan Musi IV yang dibangun dengan biaya sebesar Rp 553 miliar itu memiliki total panjang 1.130 meter dengan panjang bentang utama 312,8 meter dan dilengkapi dengan jembatan penghubung dan jalan pendekat pada kedua sisi.

Sedangkan lebar jembatan 12 meter yang digunakan untuk bahu jalan dan dua lajur kendaraan.

Hingga 26 Agustus 2018, progres fisik pembangunan jembatan telah mencapai 90,3 persen dengan sisa pekerjaan penyambungan bentang tengah.

Diharapkan Jembatan Musi IV tersebut juga sudah bisa difungsikan pada akhir November 2018 yang akan datang.

Dalam Jembatan Musi IV juga ditekankan aspek kualitas konstruksi dan keindahan jembatan diperhatikan sehingga menambah kualitas wajah kota Palembang sebagai kota tepi air Sungai Musi yang dinamis dan legendaris.

Salah satunya pemasangan ornamen singkar suku Paksangko yang merupakan perhiasan kepala khas Kerajaan Sriwijaya pada kedua tiang jembatan.

Jembatan itu juga disebut akan dilengkapi lampu artistik yang akan menambah indah lansekap dan arsitektur Kota Palembang di kala malam.

Selain itu, aspek keamanan jembatan menjadi prioritas utama melalui penerapan “Structural Health Monitoring System” (SHSM) untuk memonitor kesehatan jembatan dan mengirimkan informasi ke pusat data. (mrr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *