in

Diputus Bersalah, KPPU Hukum Lion Air Bayar Denda Rp3 Miliar, Begini Kesalahannya

Pesawat Lion Air. /Instagram.com/@lionairgroup

BUSINESS TODAY – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam pembacaan putusannya hari ini memutuskan bahwa tiga perusahaan yang tergabung dalam Lion Air Group telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan praktek diskriminasi terkait dengan kerja sama penjualan kapasitas kargo dalam jasa pengangkutan barang dari beberapa bandara, yakni Bandara Hang Nadim ke Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdana Kusuma, Bandara Juanda dan Bandara Kualanamu.

Juru bicara Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Deswin Nur menjelaskan, putusan dengan nomor register 07/KPPU-I/2020 ini bermula dari adanya penumpukan kargo (barang, pos dan kargo) yang terjadi di Bandara Hang Nadim Batam pada periode Juli-September 2018.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dalam penyelidikan didapatkan bukti adanya perjanjian kerja sama yang dilakukan oleh PT Lion Mentari, PT Batik Air Indonesia, dan PT Wings Abadi selaku pelaku usaha angkutan udara niaga berjadwal yang menyediakan layanan jasa angkutan barang dari bandar udara tertentu ke bandar udara tujuan.

Baca Juga: Kosmonot Rusia Berhasil Abadikan Gambar Kapal Kargo di Terusan Suez dari Angkasa

Dengan PT Lion Express yang merupakan perusahaan jasa pengiriman paket dan dokumen secara door to door ke seluruh wilayah Indonesia dengan menggunakan penerbangan Lion Air Group.

Baca Juga: Italia dan Swiss Meraih Hasil Positif pada Laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup C

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikelDiputus Bersalah, KPPU Hukum Lion Air Bayar Denda Rp3 Miliar, Begini Kesalahannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *