in

Darmin Tegaskan Perlambatan Ekspor Bukan karena Struktur Ekonomi Lemah

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution.

Businesstoday.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan penyebab utama perlambatan kinerja ekspor yang masih terjadi bukan disebabkan oleh struktur ekonomi Indonesia yang melemah.

“Ini bukan karena struktural ekonomi kita yang lemah, tapi respon dari beberapa peristiwa perang dagang dan hambatan dari CPO,” kata Darmin di Jakarta, Selasa (18/12/2018).

Darmin menjelaskan sektor perdagangan, terutama ekspor, masih terimbas dari tensi perang dagang di negara maju, sehingga permintaan berkurang. Selain itu, salah satu produk unggulan ekspor Indonesia yaitu CPO mengalami kenaikan tarif bea masuk di India dan mengalami resistensi di negara-negara Eropa.

Dalam menghadapi kondisi ini, pemerintah terus berupaya memperkuat kinerja ekspor agar tidak melemah dalam ketidakpastian perekonomian global.

“Diversifikasi ekspor tetap jalan, tapi kita masih mencari juga kebijakan baru untuk mendorong ekspor,” kata Darmin.

Neraca perdagangan Indonesia pada November 2018 tercatat mengalami defisit sebesar 2,05 miliar dolar AS karena terjadi perlambatan ekspor.

Di sisi lain, kegiatan impor juga ikut meningkat seiring dengan gencarnya pembangunan infrastruktur serta tingginya permintaan barang konsumsi jelang akhir tahun.

Defisit neraca perdagangan yang secara kumulatif pada 2018 tercatat 7,52 miliar dolar AS menjadi perhatian pemerintah karena dapat berdampak pada neraca transaksi berjalan. (sat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *