in

Apa kata Boy Thohir Listrik soal dan Batu Bara?

Lokasi tambang batu bara Adaro

Businesstoday.id, Jakarta – Inilah pandangan bos Adaro Group Garibaldi Thohir yang akrab dipanggil Boy, tentang listrik dan batu bara? Apa saja. Paling tidak ada lima point penting yang harus diperhatikan.

Pertama, proyek pembangkit listrik. Pelaku usaha ingin ada kepastian target 35.000 MW, karena dalam setahun terakhir pemerintah justru sibuk dengan angka-angka dan terlihat kurang percaya diri terhadap target itu.

Padahal, semua juga telah memproyeksikan bahwa 35.000 MW itu tidak akan tercapai pada 2019, tetapi pemerintah diminta tetap konsisten atas program dan target tersebut.

Kedua, di bawah Menteri ESDM Ignasius Jonan, arahnya efisiensi termasuk pembangkit listrik. Sehingga pengembang bakal dikenakan denda jika kapasitas pembngkitnya tidak sesuai dengan yang dijanjikan di awal saat tanda tangan PPA.

Ketiga, soal oal batu bara. Arahnya produksi dibatasi dan pemanfaatan dalam negeri diperbesar. Saat ini 80% lebih diekspor sedangkan lokal hanya 20%. Peningkatan konsumsi batu bara di dalam negeri salah satunya melalui proyek pembangkit listrik.

Keempat, ketersediaan listrik yang memadai untuk menopang pembangunan ekonomi adalah sebuah keharusan. Tanpa listrik yang cukup, segala target pertumbuhan untuk penciptaan lapangan kerja akan susah dipenuhi.

Kelima, pasokan listrik dari produksi swasta diharapkan mampu memenuhi kebutuhan listrik yg terus meningkat, tak hanya di Pulau Jawa, tapi juga di Luar Pulau Jawa. Kemitraan swasta dan pemerintah melalui BUMN Perusahaan Listrik Negara harus dioptimalkan dengan skema win-win. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *